Wajib Tau! Deretan Istilah Pengadilan yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Selasa, 03 Maret 2020 – 19:01 WIB

Ilustrasi pengadilan (istimewa)

Ilustrasi pengadilan (istimewa)

JAKARTA, REQnews - Dalam suatu sidang di pengadilan, hakim atau jaksa hingga pengacara kerap mengucapkan sejumlah istilah hukum yang asing di telinga banyak orang. Nah, berikut ini adalah deretan istilah hukum yang lazim dipakai beserta maksud yang terkandung di dalamnya.

 

1. Eksepsi
Istilah ini biasa digunakan dalam proses hukum peradilan yang berarti penolakan atau keberatan dengan apa yang disampaikan oleh seorang terdakwa. Penolakan yang diajukan harus disertai alasan yang jelas dan data konkret.

2. Replik
Istilah ini mengandung pengertian sebagai jawaban balasan oleh Penggugat atas keterangan yang disampaikan oleh Tergugat dalam persidangan perkara perdata. Yang berisi dalil-dalil atau tambahan yang dapat menguatkan penggugat.

3. Duplik
Ini adalah kebalikan dari Replik. Duplik adalah jawaban Tergugat atas keterangan yang disampaikan oleh Penggugat.

4. Putusan sela
Istilah yang satu ini merupakan putusan yang belum masuk dalam inti permasalahan perkara dalam suatu dakwaan. Putusan sela hanya bisa diajukan oleh terdakwa atau penasehat hukumnya yang merasa keberatan dengan dakwaan yang tertuju pada terdakwa.

5. Pledoi
Pleidoi berarti pembelaan yang dilakukan oleh terdakwa atau penasehat hukum untuk memperolah putusan hakim membebaskan terdakwa dari segala dakwaan yang tertuju atau setidaknya mendapat hukuman pertahanan yang ringan.

6. Kasasi
Pembatasan atas keputusan pengadilan yang dilakukan pada tingkat peradilan terakhir atas ketetapan hakim yang dianggap bertentangan dengan hukum, kecuali putusan pengadilan dalam perkara pidana membebaskan terdakwa dari segala tuduhan.

Atau secara sederhananya kasasi dapat diartikan sebagai naik banding bila seorang terdakwa atau penasehat hukum kurang puas dengan vonis Pengadilan Negeri, bisa mengajukan kasasi ke Pangadilan Tinggi, jika tidak puas juga bisa mengajukan ke Mahkamah Agung.

7. Mediasi
Istilah yang digunakan untuk mengadakan upaya penyelesaian konflik yang melibatkan pihak ketiga atau netral tapi tidak mempunyai kewenangan dalam mengambil sebuah keputusan antara kedua belah pihan yang bersengketa.

8. Requisitoir
Suatu pembuktian tentang terbukti atau tidaknya surat dakwaan. (Anita Rahim)