Nih Kesaktian STNK Elektronik, Bisa Bayar Tol sampai Simpan Saldo

Selasa, 28 Juli 2020 – 11:00 WIB

Nih Kesaktian STNK Elektronik, Bisa Bayar Tol sampai Simpan Saldo

Nih Kesaktian STNK Elektronik, Bisa Bayar Tol sampai Simpan Saldo

JAKARTA, REQnews - Usai meluncurkan Smart SIM atau SIM elektronik, kini Polri siap menghadirkan program digitalisasi e-STNK atau STNK elektronik.

Kerennya, STNK Elektronik ini nantinya bisa jadi layaknya ATM lho. Seperti untuk bayar parkir tol dan sebagai e-money.

Diketahui, saat ini STNK terdiri dari dua surat. Yakni surat tanda nomor kendaraan bermotor dan tanda bukti pelunasan pajak yang dimasukkan ke plastik.

Di inovasi terbaru Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri ini, bentuk e-STNK akan berubah total. Surat-surat yang dilipat di dalam kantong plastik itu bakal digantikan kartu berisi chip, seperti halnya SIM atau surat izin mengemudi.

Tampilan STNK elektronik juga berisi informasi mengenai Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB), nama pemilik STNK, alamat, tipe, mode, nomor mesin, warna, dan masa berlaku STNK.

Direktur Registrasi Identifikasi (Regident) Korlantas Polri, Brigjen Pol Halim Pagarra mengonfirmasi ada rencana untuk menerbitkan STNK model baru. “Benar akan jadi kartu, namun desainnya masih bisa berubah, dalam pengkajian,” katanya pada wartawan beberapa waktu lalu. 

Soal peluncurannya, Halim mengaku belum bisa memastikan kapan rencana itu bakal terealisasi. Meski begitu, e-STNK disebut sedang dalam pengkajian pihak-pihak terkait.

Selain menyimpan data pribadi pemiliknya, STNK Elektronik ini bisa terintegrasi dengan layanan pembayaran parkir, tol, dan sebagainya. Tak terkecuali untuk menyimpan saldo yang berguna untuk beragam pembayaran.

Bahkan rencananya, transaksi pembayaran pajak atau denda tilang juga bisa melalui kartu tersebut.

“Salah satu manfaatnya adalah data-datanya dapat diakses secara elektronik, dan dapat dimanfaatkan serta dintegrasikan dengan pihak yang membutuhkan, seperti e-parking, e-pajak, dan lain-lain,” ujar Halim.

Selain itu, ke depan pemblokiran STNK akan bisa Polri lakukan secara online melalui aplikasi.

Hal tersebut diungkapkan Kasie STNK Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya Kompol Arif Fazrulrahman. "Saya sudah dari lama meminta BPRD (Badan Pajak dan Retribusi Daerah) untuk menyiapkan sarana aplikasi blokir kendaraan secara online," kata Arif.

"Bayar pajak kendaraan dan pengesahannya saja bisa online pakai aplikasi Samolnas. Kok, blokir atau lapor jual masih harus sulit-sulit datang ke Samsat," ujar Arif.