Bakal Diborong Prabowo, Nih Kecanggihan Jet Tempur Eurofighter Typhoon Bekas

Jumat, 16 Oktober 2020 – 14:30 WIB

Eurofighter Typhoon (Foto: Istimewa)

Eurofighter Typhoon (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto berencana memborong 15 jet tempur bekas Eurofighter Typhoon dari Austria. Rencananya, kunjungan Prabowo ke Austria itu diungkapkan media Austria, Kronen Zeitung.

Kronen Zeitung menyebutkan, Prabowo telah berkirim surat ke Menteri Pertahanan Austria, Klaudia Tanner, pada 8 Oktober 2020. Surat pertama Prabowo disampaikan kepada Tanner pada Juli 2020, yang baru dibalas Tanner dua bulan kemudian atau pada awal September. Kemudian pertemuan Menteri Pertahanan kedua negara dijadwalkan akan berlangsung pada Selasa 20 Oktober 2020.

Ketertarikan Indonesia dengan pesawat tempur Eurofighter Typhoon bekas ini untuk menggantikan skadron F-5 Tiger II yang sudah dipensiunkan sejak 2017 silam. Agar jual-beli 15 unit jet tempur Eurofighter bekas ini bisa terlaksana, Pemerintah Austria memerintahkan panglima angkatan bersenjatanya untuk memastikan rencana ini bisa berjalan.

Selain persetujuan dari Pemerintah Austria, penjualan 15 unit jet tempur Eurofighter ini juga memerlukan restu dari pihak eksternal. "Sekarang kami memberi tahu Indonesia bahwa kami akan memeriksa penjualan tersebut secara legal dan mengadakan pembicaraan dengan semua pihak yang terlibat," ujar Tanner dalam suratnya ke Prabowo, September lalu.

"Pasalnya Presiden Jokowi pernah mengeluarkan arahan agar TNI tidak membeli peralatan bekas. Hal itu diawali dengan serangkaian kecelakaan panjang yang melibatkan pesawat bekas milik TNI AU," tulis Kronen Zeitung.

Eurofighter merupakan jet tempur multifungsi paling modern pabrikan Airbus. Pesawat yang dilengkapi dengan dua mesin Eurojet EJ200, adalah pesawat tempur sayap delta buatan empat negara, berkemampuan melihat diluar batas pandang (BVR), pesawat tempur superioritas udara jarak dekat, dengan kemampuan serangan permukaan, dan dapat beroperasi dalam waktu yang lama (sampai 2040).

Pesawat tempur dikenal multi fungsi, kelasnya mungkin dapat disetarakan dengan keluarga SU-27 Flanker dari Russia atau keluarga F-15 Eagle dari Amerika Serikat. Proyek pembuatan Eurofighter sendiri diawali sejak tahun 1971.

Pada awalnya proyek Eurofighter merupakan proyek kerja bareng antara Inggris, Itali, Jerman, Spanyol, dan Prancis untuk membuat pesawat tempur. Pada tahun 1985 Prancis meninggalkan proyek tersebut, dan memutuskan untuk membangun pesawat tempurnya sendiri. Pada Tahun 1994 akhirnya Eurofighter Typhoon melaksanakan penerbangan pertamanya di Bavaria, Jerman.

Jika kita melihat spesifikasi teknisnya maka dapat disimpulkan bahwa pesawat ini merupakan salah satu yang tercanggih di kelasnya. Sebagai dapur pacu, dua mesin Eurojet EJ200, yang dapat melesatkan pesawat ini hingga mencapai Mach 2. Selain itu Eurofighter juga mampu melakukan terbang di atas kecepatan suara, dengan membawa persenjataan, dan secara konstan tanpa menggunakan afterburner/supercruise.

Untuk perangkat elektronik pencari lawan, Eurofighter dibekali Radar Euroradar CAPTOR, yang dapat memandu rudal jarak jauh di luar jarak visual (Beyond Visual Range Air To Air Missile), serta berbagai senjata untuk menyerang sasaran di darat. Selain itu Eurofighter juga dilengkapi Infra Red Search And Track System seperti pada keluarga Su-27 Flanker, sehingga Eurofighter dapat memandu misilnya tanpa menggunakan radar.

Kemampuan manuvernya pun terbilang luar biasa, hal tersebut terbukti pada latihan gabungan Indra-Dhanush exercise antara AU India dan inggris. Pada latihan melalui antisipasi dan persiapan oleh pihak AU Inggris, Pesawat tempur Eurofighter dapat mengimbangi manuver SU-30 MKI milik India.

Berikut spesifikasi lengkap Eurofighter Typhoon:

Karakteristik umum

Kru: 1 (pesawat operasional) atau 2 (pesawat latih)
Panjang: 15.96 m (52.4 ft)
Lebar sayap: 10.95 m (35,9 ft)
Tinggi: 5.28 m (17.3 ft)
Area sayap: 51,2 m² [ 250 ] (551 sq ft)
Berat kosong: 11.150 kg (£ 24.600)
Loaded Berat: 16.000 kg [ 250 ] [ 251 ] (£ 35.000)
Max. berat lepas landas: 23.500 kg (£ 52.000)
Powerplant: 2 × Eurojet EJ200 afterburning turbofan
Dorong kering: 60 kN (13.000 lbf) masing-masing
Dorongan dengan afterburner: 89 kN (20.000 lbf) masing-masing
Kapasitas bahan bakar: 4.500 kg (£ 9900) internal yang [ 250 ]
Prestasi

Kecepatan maksimum:
Pada ketinggian: Mach 2 (2.124 km / jam atau 1.320 mph) [ 252 ] [ 253 ] [ 254 ]
Pada permukaan laut: Mach 1.2 [ 249 ] (1.470 km / jam atau 910 mph) [ 255 ]
Supercruise: Mach 1.5 [ 256 ]
Rentang: 2.900 km (1.800 mil)

Memerangi radius:
Serangan darat, lo-lo-lo: 601 km (325 nm)
Serangan darat, hi-lo-hi: 1.389 km (750 nm)
Pertahanan udara dengan 3-jam patroli tempur udara: 185 km (100 nm)
Pertahanan udara dengan 10-min. berkeliaran: 1.389 km (750 nm) [ 250 ] [ 257 ]
Kisaran Ferry: 3.790 km (2.350 mil (dengan 3 tetes tangki))
Layanan langit-langit: 16.765 m [ 258 ] (55.003 ft)
Absolute langit-langit: 19.812 m [ 258 ] (65.000 ft)
Tingkat panjat: > 315 m / s [ 259 ] [ 260 ] (62.000 ft / min [ 261 ] )
Loading sayap: 312 kg / m² [ 250 ] (£ 64,0 / ft ² 262 kg / m² dengan 50% bahan bakar)
Thrust / weight: 1.07 (100% bahan bakar, 2 IRIS-T, 4 MBDA Meteor)
g -batas: +9 / -3 g [ 262 ]

Persenjataan
Senjata: 1 × 27 mm Mauser BK-27 Revolver meriam dengan 150 putaran
Cantelan: Total 13: 8 × Pylon bawah sayap, dan 5 × Pylon di bawah badan pesawat, memegang hingga 9,000 kg (19,800 Ib) dari muatan

Rudal:
Rudal udara-ke-udara
AIM-120 AMRAAM
AIM-132 ASRAAM
AIM-9 Sidewinder
IRIS-T
MBDA Meteor
Rudal udara-ke-permukaan
Brimstone
SPEAR 3, pada masa depan
AGM-65 Maverick
AGM-88 HARM
Marte ER Anti-ship Missile
Taurus KEPD 350
Storm Shadow (AKA Scalp EG )
Bom
6 × Paveway IV 500Ib
Paveway II / III / Paveway Peningkatan serangkaian bom dipandu laser (standard penyatuan terminal pusat)
Joint Direct Attack Munition (JDAM), pada masa depan
HOPE / HOSBO, pada masa depan
Lainnya
Damocles (Pod penargetan)
Flare / inframerah umpan dispenser pod
Penangkal elektronik (ECM)
LITENING III Laser penargetan pod
SNIPER (Pod penargetan)
Sampai dengan 3 drop tank untuk penerbangan feri atau jangkauan / berkeliaran waktu yang panjang.
Avionics
Euroradar Captor Radar
Pasif Infra-Red Peralatan Pelacakan Airborne (PIRATE)
Praetorian DASS.