Rilis Hari Ini! Film 'Munir' Bongkar Misteri 'Extrajudicial Killing' yang 17 Tahun Tak Terpecahkan

Rabu, 08 September 2021 – 09:31 WIB

Film dokumenter 'Munir' rilis hari ini, Rabu, 8 September 2021. (Foto: Istimewa)

Film dokumenter 'Munir' rilis hari ini, Rabu, 8 September 2021. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Bertepatan dengan 17 tahun kasus pembunuhan Munir Said Thalib, sebuah film dokumenter tentang aktivis pembela HAM itu akan ditayangkan melalui kanal Youtube Amnesty International pada Rabu ini, 8 September 2021.

Film bertajuk "Munir: Sebuah Extrajudicial Killing" itu akan mengingatkan publik kembali soal kasus pembunuhan Munir 17 tahun silam di atas langit Rumania, tepatnya dalam pesawat Garuda Indonesia GA 974 pada 7 September 2004.

Meski sudah 17 tahun berlalu, kasus ini tak kunjung tuntas. Beberapa orang sudah diadili dalam kasus tersebut, namun aktor intelektual di balik pembunuhan Munir belum juga terungkap.

Film dokumenter hasil kerja sama Amnesty International dan WatchDoc ini akan membahas pembunuhan Munir sebagai sebuah 'Extrajudicial Killing' dengan menampilkan beberapa suara yang menuntut kasus ini untuk dituntaskan, termasuk dari istri mendiang Munir, Suciwati.

Menanggapi film dokumenter 'Munir', Akademisi Hukum Internasional Universitas Katholik Parahiyangan, Liona N mengatakan bila 'Extrajuducial Killing' ini menandakan kasus pembunuhan Munir bukanlah kejahatan biasa.

"Kasus Munir ini hampir dianggap gugur karena diklasifikasikan sebagai kejahatan biasa, ordinary crime. Jadi ada batas waktu kalauwarsanya, dan tahun depan adalah batas waktu kadaluwarsanya. Ini kalau kita ngelihat kasus ini sebagai ordinary crime, padahal ini adalah kasus extraordinary crime," kata Liona, dikutip Rabu, 8 September 2021.

"Nah, kasus Munir ini sebenarnya extraordinary crime, termasuk extrajudicial killing, bukan tindakan pidana biasa, melainkan dimana kasusnya ini melibatkan kejahatan terhadap kemanusiaan," lanjutnya.

Dalam film 'Munir' akan diperlihatkan kerisauan banyak pihak yang tak kunjung mendapat kepastian tentang kasus yang sudah berlarut-larut ini. Selain itu, film ini sengaja dibuat untuk menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat agar sadar tentang kasus kejahatan HAM semacam ini.