Spesifikasi Hawk 200 Milik TNI AU, Pernah Jatuh di Riau 2020 Lalu

Jumat, 26 November 2021 – 20:30 WIB

Hawk 200 milik TNI AU

Hawk 200 milik TNI AU

JAKARTA, REQnews - Masih ingat pesawat tempur milik TNI AU yang jatuh di pemukiman warga di Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupate Kampar, Riau pada Juni 2020 lalu?

Alutsista TNI AU bernomor registrasi TT-0209 itu adalah varian BAE Hawk Mark 209 dengan mesin Roll Royce, sebagai jet latih interim untuk pesawat tempur generasi 4, yang merupakan bagian dari Hawk 200, yang diekspor ke Indonesia.

Bernama lengkap British Aerospace Hawk 200, pesawat berkursi tunggal tersebut dirancang untuk pertahanan serta dukungan udara dan darat. Jenis ini adalah yang terbaik dari seluruh garis keluarga Hawk dalam pertempuran.

Diproduks perusahaan Inggris, BAE System Hawk, selama ini Hawk 200 masih menetap di sejumlah pangkalan TNI AU, salah satunya Skuadron 12 Rusmin Nuryadin Pekanbaru.

Hawk 200 diklaim sebagai pertahanan tangguh di udara, dan memiliki kemampuan mengerikan dalam merusak pertahanan darat musuh.

Kecepatannya saat terbang bisa mencapai Mach 0,88 dan saat menukik bisa menembus Mach 1,15.

Selain itu, pesawat ini kerap dijadikan sebagai alat latihan para pilot sebelum menjalani penerbangan supersonik. Di kokpit pesawat terdapat sistem pengendali Hands on Throttle and Stick (HOTAS), yang memudahkan pilot mengendalikan sekaligus melepaskan persenjataan.

Kecanggihan lainnya adalah, Hawk 200 menggunakan radar jenis APG 66 yang dipakai pada pesawat seperti F16. Air refuelling probe juga digunakan Hawk 200, yang memungkinkannya untuk isi bahan bakar di udara untuk varian tertentu.

Soal persenjataan, jangan remehkan Hawk 200, karena dilengkapi rudal AGM 65 Maverick, rudal anti kapal Sea Eagle, juga torpedo.

Hanya saja, yang disayangkan pesawat tempur ini tidak bisa membawa senapan mesin internal, jadi harus dipasang di luar badan pesawat.

Pesawat ini juga menggunakan kursi pelontar untuk mencegah keadaan darurat. Ini juga yang menyebabkan pilot pesawat yang jatuh di Riau berhasil selamat.

AU dikabarkan sudah menggunakan Hawk 100/200 sejak 1997 atau 1998. Adapun varian pesawat yang digunakan AU merupakan Hawk 209.