IFBC Banner

Musuh Lari Terkencing-kencing! Inilah KRI RE Martadinata 331, Kapal Destroyer Tercanggih TNI AL

Rabu, 08 Desember 2021 – 00:03 WIB

KRI RE Martadinata 331

KRI RE Martadinata 331

JAKARTA, REQnews - TNI AL memiliki banyak sekali alutsista yang canggih untuk menjaga kedaulatan NKRI dari serangan asing, salah satunya adalah KRI RE Martadinata 331.

Bertipe perusak atau destroyer, kapal ini dibangun di galangan PT PAL Indonesia, bekerja sama dengan perusahaa Belanda, Schiede Naval Ship Building (DSNS).

KRI RE Martadinata 331 ini adalah kapal kelima yang dibangun dengan teklonologi SIGMA atau Ship Integrated Geometrial Modularity Approach, yang umumnya dikenal dengan nama Perusak Kawal Rudal (PKR) 10514.

Kecepatannya jangan diragukan, karena mampu melaju hingga 28 knot dan didesain menjalankan peperangan anti kapal permukaan, anti kapal selam hingga serangan udara dan elektronika.

Ada kapal sejenis dengan KRI RE Martadinata 331 ini yang juga dimiliki TNI AL, yakni KRI I Gusti Ngurah Rai 332.

Kecanggihan KRI yang satu ini juga dapat dilihat dari sistem persenjataannya untuk kondisi tempur. Meriam utama OTO Melara 76 mm Super Rapid Gun adalah andalannya.

Kemudian ada rudal Exocet MM40 Block 3 yang jangkauannya bisa menembus jarak 180 hingga 200 kilometer. Dahyat!

Ada juga rudal anti-serangan udara VL Mica yang dirancang efektif dan dapat menyergap sasaran sejauh 20–25 kilometer dengan ketinggian 9144 meter.

Tak hanya itu, KRI RE Martadinata 331 juga menyimpan senjata lainnya, yakni rudal terma SKWS DLT 12 T yang dapat membelokkan arah rudal, mengacaukan sensor hingga jammer dan mengecoh infra merah juga frekuensi radio musuh.

Lalu ada pula torpedo A 244S, torpedo jenis ringan ini juga melengkapi persenjataan kedua KRI. Torpedo ini mempunyai kemampuan khusus untuk mengincar sasaran di perairan dangkal baik kapal selam musuh maupun kapal permukaan dan meriam close in weapon system (CIWS) Millenium 35mm buatan Oerlikon untuk menangkis serangan udara serta ancaman permukaan jarak dekat.

Saat ini, KRI RE Martadinata berlayar menjaga perairan NKRI dengan dikomandoi oleh Kolonel Laut (P) Rasyid Al Hafiz.