IFBC Banner

Sinopsis 'The Tinder Swindler', Kisah Nyata Crazy Rich Abal-abal yang Tipu Banyak Wanita

Minggu, 06 Februari 2022 – 01:01 WIB

The Tinder Swindler (Foto: Movieinsider.com)

The Tinder Swindler (Foto: Movieinsider.com)

JAKARTA, REQnews - Sejak tayang di Netflix pada Rabu, 2 Februari 2022 lalu, film "The Tinder Swindler" sukses membetot perhatian para penonton. Bahkan film tersebut ramai diperbincangkan di jagat maya hingga hari ini.

Film tersebut memberikan kesan tersendiri bagi penonton lantaran diangkat dari kisah nyata seorang penipu ulung di aplikasi kencan Tinder bernama Simon Leviev alias Shimon Yehuda Hayut.

Film The Tinder Swindler berkisah tentang sejumlah perempuan yang menjadi korban penipuan laki-laki bernama Simon Leviev. Awalnya, mereka berkenalan di Tinder dan Simon akan mengajak para perempuan calon korbannya ini untuk bertemu.

Di hadapan para wanita yang menjadi target tipu-tipunya, Simon berpura-pura menjadi "crazy rich". Simon menampilkan diri sebagai lelaki kaya raya, tampan dan memiliki bisnis berlian. Dia bahkan mengaku sebagai anak dari Lev Leviev, miliarder berlian asal Israel.

Tak main-main, untuk meyakinkan korban, para wanita tersebut akan diajak untuk menikmati makan malam super mewah hingga naik jet pribadi. Simon juga mengiming-imingi mereka dengan janji-janji untuk menjalin hubungan serius.

Setelah mendapat kepercayaan para korbannya, Simon mulai melancarkan aksi. Dia mulai menguras uang para wanita yang ditipunya lewat Tinder itu. Lambat laun, para korban pun sadar bahwa mereka telah ditipu karena uang mereka tak kunjung dikembalikan Simon.

Ketika para korban mulai menuntut pengembalian uang, Simon melancarkan modus tipu-tipunya yang lain. Dia mengaku pindah-pindah negara dengan alasan pekerjaan. Ia juga mengaku memiliki "musuh" dan lagi-lagi akan meminta bantuan finansial pada si korban. Dia lalu berdalih jika kartu kredit dan rekeningnya tidak dapat diakses.

Film dokumenter The Tinder Swindler ini menampilkan tiga wanita yang mengaku sebagai korban Simon Leviev. Korban pertama bernama Cecilie Fjellhoy, wanita asal Finlandia dan tinggal di London, Inggris. Dia mengaku ditipu oleh Simon sebesar 250 ribu dolar AS atau sekitar Rp 3,6 miliar.

Kemudian korban kedua bernama Pernilla Sjoholm, seorang wanita yang tinggal di Swedia dan bekerja sebagai distributor kopi kelas atas. Ketiga adalah Ayleen Charlotte, korban Simon Leviev yang membongkar penipuan tersebut di film The Tinder Swindler.

Seperti apa kisah lengkapnya? Langsung saja tonton The Tinder Swindler di platform Netflix!