IFBC Banner

Penasaran Bagaimana Ruang Sidang Jadi Studio Televisi? Tonton Nih Serial Dokumenter 'Trial By Media'

Selasa, 07 Juni 2022 – 12:43 WIB

Trial By Media

Trial By Media

JAKARTA, REQnews - Serial dokumenter Netflix memang sangat menarik perhatian untuk di tonton. Selain tidak membosankan, serialnya disajikan dengan sangat dalam. Kamu bisa mengetahui peristiwa tersebut dari berbagai perspektif. Salah satunya film dokumenter berjudul Trial by Media.

Trial By Media merupakan serial dokumenter yang telah tayang di Netflix pada 11 Mei 2020 lalu. Berjumlah enam episode, dimana tiap episode berdurasi sekitar 1 jam. Serial dokumenter ini memberikan gambaran bagaimana media memiliki peran besar dalam proses mewujudkan keadilan atau justru sebaliknya dijadikan alat kepentingan oleh segelintir orang. 

Serial Netflix ini akan menampilkan enam kasus besar yang terkenal dan kontroversial di setiap episode.

Media mampu membentuk presepsi publik tentang rasa bersalah atau tidak saat dan sebelum persidangan.

Di serial ini, kita juga akan menyaksikan bagaimana media mengemas isu yang akan diangkat menjadi sebuah pemberitaan. Beberapa media juga memilih isu berdasarkan rating dibanding mengangkat isu krusial.

Episode pertama berjudul Talk Show Murder.

Melalui episode ini dapat dilihat bahwa media menjadikan ruang sidang sebagai sebuah studio televisi. Akan terbentuk opini di publik tentang sosok baik, penjahat maupun kisah yang dijual dan dipertontonkan kepada masyarakat.

Media mengambil drama kehidupan nyata dan menaruhnya di depan kamera TV. 

Misalnya saja, Kisah Jonathan Schmitz, pemuda dari Michigan, menembak dan membunuh Scott Amedure, karena merasa dilecehkan dan dipermalukan saat syuting acara bincang-bincang Jenny Jones Show.

Acara ini dianggap tidak mempunyai simpati terhadap orang yang muncul dan dipermalukan dihadapan jutaan penonton televisi hanya demi rating.

Bagaimana pembunuhan bisa terjadi karena sebuah reality show?

Reality show ini dianggap murahan bagi sebagian warga Amerika namun mendapat rating yang sangat tinggi. 

Media memanfaatkan perhatian tersebut dengan menayangkan sidang kasus perkara Jon.

 

Episode kedua yang berjudul Subway Vigilante

Membahas Bernhard Hugo Goetz yang menembaki empat pria kulit hitam di kereta bawah tanah. Banyak isu yang dibahas pada kasus ini. Seperti kepemilikan senjata, isu rasisme, batas pembelaan diri

Melalui kasus ini, isu tersebut akhirnya dibahas pada bingkai media massa. Hal itu memunculkan kelompok yang pro dan kontra terhadap kasus tersebut. 

Media berupaya agar berita mereka laku pada dua sisi pihak ini.

 

Episode 3 berjudul 41 Shots

Kasus ini berawal dari empat orang polisi yang menembaki pria tidak bersenjata dan tidak melakukan kejahatan. Empat polisi tersebut berkulit putih, sedangkan korban adalah seorang imigran Afrika yang datang ke Amerika untuk masuk perguruan tinggi. 

Diceritakan bagaimana keluarga korban memperjuangkan hak anaknya. Perhatian publik terhadap kasus ini sangat besar, sehingga media terus menerus meliputnya. 

 

Penasaran bagaimana kelanjutannya? Saksikan kisah selengkapnya dalam serial dokumenter Trial By Media.