IFBC Banner

Cina Bakal Tembakkan Rudal Hipersonik DF-17 ke Wilayah Udara Taiwan, Ini Kehebatannya

Kamis, 04 Agustus 2022 – 14:02 WIB

Rudal Hipersonik DF-17 (Foto:Istimewa)

Rudal Hipersonik DF-17 (Foto:Istimewa)

TAIPEI, REQNews - Dalam latihan perang yang akan digelar pada Kamis hingga Minggu 4 Agustus 2022, Cina mengungkapkan bahwa pihaknya akan menembakkan rudal hipersonik di dekat Taiwan. 

IFBC Banner


Latihan perang akan digelar sebagai respons atas kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi.

Surat kabar pemerintah Cina, Global Times, mengutip pakar militer Cina, melaporkan latihan perang kali ini akan melibatkan beberapa persenjataan canggih, termasuk rudal hipersonik DF-17 serta jet tempur siluman J-20.

Rudal DF-17 akan melintas di wilayah udara Taiwan untuk pertama kalinya.

Rudal DF-17 pertama kali ditunjukkan kemampuannya ke publik pada 31 Juli 2022.

Sebuah tayangan resmi dalam rangka ulang tahun ke-95 PLA menampilkan peluncuran apa yang digambarkan sebagai rudal menyerupai "pembunuh kapal induk."

DF merupakan singkatan dari Dongfeng yang berarti Angin Timur. DF-17 mampu melesat lima kali lebih cepat dari kecepatan suara dan memiliki lintasan yang tidak bisa diprediksi.

Rudal ini diklaim cocok untuk mengenai target bergerak lambat seperti kapal induk.

Kehebatan rudal DF-17 bukan hanya pada jarak jangkauannya. Lebih dari itu, rudal ini juga punya kecepatan hipersonik dengan kemampuan melesat pada ketinggian yang lebih rendah.

Minimnya jejak asap yang ditinggalkan sehingga sulit dideteksi dan dilumpuhkan oleh rudal lawan, serta bisa membawa sejumlah hulu ledak.

Selain itu rudal DF-17 juga bisa mendeteksi penangkis rudal Terminal High Altitude Area Defence (THAAD) yang menjadi andalan AS untuk menangkis rudal.

Pasalnya rudal DF-17 yang diluncurkan dalam jumlah banyak bisa mendeteksi posisi alat peluncur THAAD dan kemudian menghancurkannya.

 Disebutkan, latihan tersebut akan mempraktikkan blokade bersama, serangan laut, serta pertempuran darat dan udara.

Latihan ini disebut Global Times belum pernah terjadi sebelumnya. Selain itu personel Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) diperkirakan akan memasuki wilayah Taiwan dalam jarak 12 mil laut dari pulau, sehingga berpotensi mengelilingi pulau itu sepenuhnya.

Komando Armada Timur PLA China menyatakan, pasukan yang terlibat akan melakukan latihan tempur yang sesungguhnya di sebelah utara, barat daya, dan tenggara Taiwan.

Kantor berita Xinhua melaporkan, latihan, termasuk penembakan, diperkirakan akan berlangsung setidaknya sampai Minggu 7 Agustus 2022 siang.

Lokasinya meliputi enam wilayah laut dan ruang udara di sekitar Taiwan.