Menungu KUHP yang Baru

Kamis, 03 Januari 2019 – 09:58 WIB

Kepada Yth.

  1. Presiden RI
  2. Pimpinan dan seluruh anggota DPR RI
  3. Kementerian Hukum & HAM

di tempat

Dengan hormat,

Sudah sejak tahun 1963-1964 atau 55 tahun yang lalu, bangsa ini masih berkutat dengan RKUHP atau Rancangan Kitab Undang Hukum Pidana. Tim Perumus juga gonta-ganti hingga beberapa anggota tim perumus yang awal, telah meninggal dunia. Presiden demi presiden, dari jaman Presiden Sukarno hinga kini Presiden Joko Widodo bahkan hingga masa jabatan Presiden Joko Widodo untuk periode yang pertama akan berakhir, RKUHP belum juga disahkan.

Pada akhir masa jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kita mendengar bahwa RKUHP akan segera disahkan lalu di awal masa pemerintahannya, Presiden Joko Widodo juga berjanji untuk segera sahkan RKUHP. Tahun 2018 lalu, Ketua DPR RI, Bambang Soeasatyo juga berjanji untuk segera mengesahkannya. Katanya, RKUHP akan disahkan pada tanggal HUT Kemerdekaan RI 2018.

Pertanyaan yang muncul adalah kenapa? Mengapa molor? Jika ada delik-delik yang memang masih menjadi kendala dan masih menjadi pro-kontra di kalangan DPR, yang memang masih perlu pembahasan, seperti delik terkait korupsi atau yang lainnya, ya mengapa berlarut-larut?

Sekarang kita sudah memasuki tahun 2019. Rasanya sulit untuk menuntaskan RKUHP ini pada awal tahun 2019 hingga Mei 2019 karena konsentrasi kita pada Pemilu. Semua anggota DPR RI pasti lebih banyak menghabiskan waktunya di dapil masing-masing daripada duduk rapat di gedung DPR. Lalu apakah mungkin setelah Pemilu? Atau menunggu masa pemerintahan presiden yang baru? Entahlah. Kita terus menunggu dalam ketidakpastian.(*)

Junaedi SH

Advokat dan Sekretaris Daerah PPKHI (Perhimpunan Pengacara dan Konsultan Hukum Indonesia) DKI Jakarta



JUNAEDI SH

Kuningan, Jakarta Selatan

Terima kasih,  pertanyaan ini akan diteruskan kepada para pihak yang terkait.

Salam hormat

Redaksi


REDAKSI REQNEWS

Graha Pena, Jakarta Selatan

Surat Pembaca

Pembaca dapat mengirimkan materi surat pembaca melalui email: