Bocah 5 Tahun Selamatkan Ibunya yang Dilempar dari Lantai 9 oleh Sang Ayah

Jumat, 13 Desember 2019 – 23:00 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

SINGAPURA, REQnews - Seorang bocah perempuan berusia 5 tahun menyelamatkan ibunya yang hendak dibunuh sang ayah. Ayahnya yang marah mencoba melempar istrinya dari jendela rumahnya yang beradan di lantai 9.

Sang ayah yang berprofesi sebagai pengemudi taksi berusia 48 tahun dari Singapura ini dilaporkan telah berulang kali mencoba membuang istrinya yang berusia 29 tahun dari jendela apartemen mereka.

Keduanya diketahui sering cekcok tentang masalah pengeluaran yang meningkat pada awal Mei tahun ini. Tak hanya itu, istrinya juga mengirim sebagian tabungan mereka kembali ke Vietnam alih-alih menabung uang sehingga keluarga kecil itu bisa membeli rumah.

Selama pertengkaran itu, si pria memberi tahu istrinya bahwa dia ingin istrinya "pergi dan mati". Kemudian pria itu memegang pinggang istrinya ketika dia menyikat giginya dan mencoba mengangkatnya ke arah jendela dapur.

Ketika dia kehilangan keseimbangan dan jatuh, suami yang marah itu mencoba lagi untuk mengangkatnya keluar jendela. Wanita malang itu meraih pintu mesin cuci di dekat situ dan memeganginya sekuat mungkin.

"Tubuh bagian bawah korban, dari pinggulnya hingga kakinya, menjuntai di udara ketika terdakwa mengangkat betisnya," kata Wakil Jaksa Penuntut Umum, Joshua Lim kepada Yahoo News.

Untungnya, anak perempuan pasangan berusia lima tahun itu dengan cepat merespons dan menyelamatkan ibunya dengan cara berteriak hingga terdengar oleh tetangga sekitar.

"Bantu mumi, bantu mumi!" Ke arah koridor umum tempat tinggal mereka untuk menarik perhatian tetangga mereka. Dia juga berkeliling mengetuk pintu tetangganya sambil berulang kali berteriak minta tolong.

Setelah mendengar tangisan putrinya, pria itu melepaskan istri dan tiga tetangganya dengan cepat bergegas ke unit mereka untuk memberikan bantuan. Salah satu dari mereka memanggil polisi dan dengan panik berkata, “Suami sedang mencoba untuk menjatuhkan istri. Ada banyak keributan. "

Namun, suami yang marah itu tetap bertahan dan mengangkat istrinya lagi. Dan lagi, putri mereka bergegas untuk mencari bantuan dari tetangga lain.

Beruntung, wanita itu dapat melarikan diri dari genggaman suaminya ketika dia sejenak melepaskannya setelah dia meneriakkan namanya.

Pihak berwenang tiba segera setelah menahan pria itu dan hukuman pengadilannya diperkirakan akan berlangsung pada 9 Januari 2020. (Ananda)