Kasihan! Tuntut Keadilan, Ibu Rumah Tangga Malah Diminta Jaksa untuk Belikan Tiket Pesawat

Rabu, 15 Januari 2020 – 14:00 WIB

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (istimewa)

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (istimewa)

 

MEDAN, REQnews – Perlakuan tak menyenangkan dialami oleh seorang ibu rumah tangga di Medan dari oknum jaksa dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut). Alih-alih untuk memperjuangkan hak asuh anaknya yang dibawa kabur sang mantan suami ke Sanggau, Chika Nainggolan (42) malah diperas oleh sang jaksa.

Chika disuruh untuk membeli 9 tiket dan menyiapkan akomodasi bagi tim kejaksaan untuk menjemput mantan suaminya di Sanggau. Kasus ini pun beredar di media sosial dan menjadi viral. Salah atunya lewat postingan pada laman Instagram @medanzone.

Buntut persoalannya ini bermula dari perceraiannya dengan Yacub Welfrid Hulu tahun 2007 di Pengadilan Negeri (PN) Tebingtinggi. Sejak itu, Chika menjanda dan harus berjuang seorang diri. Tetapi putusan hak asuh sang anak yang bernama Riki, malah jatuh ke tangan Yacub. Hal ini membuat Chika kecewa.

Sebagai seorang ibu, putusan hak asuh anak tersebut dinilai tidak adil. Ia pun bersikukuh berjuang bisa mengasuh Riki, karena merasa mampu. Lalu, pada 2008, saat dirinya tak dirumah, Yakub datang ke rumah orangtua Chika, di situ juga ada Riki. Dengan alasan rindu, Yakub meminta izin ibu Chika untuk membawa Riki jalan-jalan. Tapi sejak saat itu, Yacub tak kunjung kembali.

Tak terima dengan perlakuakan sang mantan suami, Chika menuntut terus menemui Kejati Sumut. Ia meminta agar jaksa yang menangani perkara itu agar membantunya. Ia berharap agar mantan suaminya itu segera dihukum berdasarkan putusan lembaga peradilan hingga putusan kasasi.

Mirisnya bukannya mendapatkan bantuan, Chika malah diminta membelikan 9 tiket pesawat dan akomodasinya agar jaksa bisa menjemput mantan suaminya dari Sanggau, Kalimantan Barat.

“Saya ada rekaman suaranya ketika oknum jaksa itu meminta saya membeli 9 tiket dan menyiapkan akomodasi bagi tim kejaksaan untuk menjemput Yacob ke Sanggau,” kata Chika dengan berlinang air mata, saat melapor ke Ombudsman RI Perwakilan Sumut.