Foto Jadul Tito Karnavian dan Idham Azis Tersebar, Lagi Ngapain Waktu Itu Ya?  

Kamis, 23 Januari 2020 – 06:00 WIB

Foto jadul Tito Karnavian dan Idham Azis (istimewa)

Foto jadul Tito Karnavian dan Idham Azis (istimewa)

JAKARTA, REQnews - Foto jadul milik Mendagri Jendral Tito Karnavian dan Kapolri Jendral Idham Azis tersebar di jagad maya dan menjadi viral. Banyak netizen yang berkomentar bahwa 2 anggota polri ini punya style tersendiri.

Pada foto itu, Idham menggunakan kaus putih dilapisi kameja biru. Adapun gaya duduk Idham Azis tampak santai. Kaki Idham diangakat ke atas kursi. Sedangkan pada foto tersebut Tito Karnavian tampak lebih kalem. Gaya Idham Azis disebut trendi.

Namun setelah ditelusuri, ternyata foto tersebut merupakan hasil crop. Sebab bila dibandingkan dengan foto aslinya, ternyata mereka berdua tak sendiri, ada sekitar 12 orang dalam potret itu. Namun yang berhasil diabadikan cuma lima orang.

Belakangan foto itu diketahui saat Tito dan Idham masih menjadi bagian dari (Detasemen Khusus Anti Teror) Densus 88. Tugas mereka adalah mencoba mengungkap kasus separatisme yang berpotensi memecah belah persatuan negara, yang masih basah di Poso dan Palu di tahun 2005.

Hal ini dibenarkan oleh seorang jenderal polisi senior, berpangkat inspektur jenderal di Makassar, Irjen Pol Mas Guntur Laupe.

“Kalau ndak salah, itu saat mereka di densus 88, ungkap kasus mutilasi anak SD di Poso dan Palu,”  katanya.

Dari konteks Foto itu, ternyata dijepret 15 tahun lalu, akhir tahun 2005. Lokasinya di sebuah ruang rapat milik negara di Palu, Sulawesi Tengah. Artinya, saat itu usia Idham dan Tito masih 45 tahun. Usia kematangan seorang perwira menengah, sebelum dipromosi menjadi jenderal.

Konteks foto dalam misi rahasia. Mereka mengungkap kasus kriminal berbau SARA dan potensi kasus disintegrasi bangsa.

Di foto utuh itu, ternyata bukan hanya Tito dan Idham. Ada lima perwira Polri lainnya.

Ada Gregorius ‘Gories’ Mere yang kala itu berpangkat Brigadir jenderal Polisi dan menjabat sebagai Kepala Densus 88 (Akpol 1976). Sementara Tito masih berpangkat Komisaris besar polisi dan tiga dari mereka masih berpangkat ajun komisaris polisi (AKBP) yaitu Idham, Petrus Reinhard Golose (Kapolda Bali, Akpol 1988), dan Ricyo Amela Daniel (Kapolda Jateng, Akpol 1988).

Kabarnya, di foto sebenarnya juga asa M Syafei, namun tak tampak. Kala itu, M Syafei adalah perwira bareskrim berpangkat AKBP. Syafei kini jadi Kepala Densus 88 dengan pangkat Inspektur Jenderal Polisi).

Awal mula terbentuk Densus 88 dimotori oleh Gories Mere. Saat itu ia tengah menjabat sebagai perwira Reskrim Polda Metro Jaya. Ia lalu jadi inisiator Densus 88, Agustus 2004.

Desus 88 yang awalnya beranggotakan 75 orang ini dipimpin oleh Ajun Komisaris Besar Polisi Tito Karnavian. Di masa Gories-lah, Tito, Idham, Petrus, Rico dan Syafei, memang pernah mendapat pelatihan di beberapa negara. (Binsasi)