Awas! Beri Kode ke Pengendara Lain untuk Hindari Razia Bisa Didenda Rp 17,8 Juta dan Dipenjara

Jumat, 07 Februari 2020 – 12:00 WIB

Ilustrasi razia polisi (istimewa)

Ilustrasi razia polisi (istimewa)

JAKARTA, REQnews – Bagi yang sering melihat ada razia polisi, lantas memberikan kode-kode tertentu ke pengendara lain, hati-hati bisa ditilang lho. Bahkan bisa didenda hinga Rp 17,8 juta dan dipenjara malah.

Misalkan, memberikan isyarat pakai jari, pakai suara, atau bahkan pakai isyarat kedipan lampu motor. Tapi tenang, aturan ini belum ada di Indonesia ya, tapi di Inggris.

Mengutip The Sun, memberikan kode isyarat kedipan lampu ke pengendara lain, kalau ada razia polisi bisa berurusan dengan polisi. Hal itu dianggap melanggar pasal 89 Undang-Undang Kepolisian 1996 yang berlaku di negara tersebut.

Dalam UU tersebut menjelaskan, memberikan kode isyarat ke pengendara lain merupakan bentuk pelanggaran dengan sengaja menghalangi seorang polisi dalam melaksanakan tugasnya.

Tak hanya itu, aturan tersebut juga berlaku ketika pengendara memberi tahu adanya speed-gun atau alat untuk membaca kecepatan kendaraan.

Jadi, isyarat lampu depan hanya dipakai untuk memberi tahu pengguna jalan lain tentang keberadaanmu, bukan untuk menyampaikan pesan lain.

Denda maksimum yang dikenakan untuk pelanggaran ini mencapai 1.000 Poundsterling Inggris  atau setara Rp 17,8 juta . Bahkan dalam beberapa kasus terparah, si pelanggar juga bisa dipenjara selama sebulan.

Apa jadinya kalau polisi lalulintas Indonesia juga menerapkannya ya? (Binsasi)