Wajib Tahu dan Waspada! Leasing Masih Bisa Tarik Motor Anda yang Kreditnya Nunggak

Kamis, 13 Februari 2020 – 12:00 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Siapa bilang pasca putusan Mahkamah Konsitusi (MK) tentang Fidusia, perusahaan leasing atau multilinance gak bisa lagi menarik motor yang kreditnya nunggak? Faktanya, justru masih bisa. Kok gitu?

Bahkan, leasing bisa menarik kendaraan dari debitur tanpa melalui proses di Pengadilan Negeri (PN). Hal ini dipertegas MK dalam putusan mengenai Pasal 15 UU Nomor 42 Tahun 1999 tentang Wanprestasi atau Cedera Janji antara Debitur dan Kreditur.

Hal ini terungkap lewat pernyataan Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) dalam sebuah diskusi tentang pasca putusan MK soal fedusia di Jakarta, Senin 10 Februari 2020 lalu.

“Jadi, leasing masih tetap bisa menarik kendaraan dari debitur macet yang sebelumnya telah diperingatkan. Dengan catatan, prosedur sudah dijalankan,” kata Suwandi.

Namun ia tak menampik adanya simpang-siur pendapat di masyarakat pasca-putusan MK No. 18/PUU-XVII/2019 tertanggal 6 Januari 2020 soal Fidusia tersebut.

“Bahwa seolah-olah pemegang hak fidusia tidak boleh melakukan eksekusi sendiri, tapi harus mengajukan permohonan pelaksanaan eksekusi kepada pengadilan negeri,” ujarnya.

Ia menegaskan, dalam putusan MK disebutkan, perusahaan leasing tetap boleh melakukan eksekusi tanpa lewat pengadilan dengan syarat pihak debitur mengakui adanya wanprestasi. Syaratnya, pemberi hak fidusia (debitur) telah mengakui adanya 'cedera janji' atau wanprestasi.