Sah Jadi Cewek! Begini Proses Lucinta Luna Ganti Kelamin dan Namanya Jadi Ayluna Putri

Jumat, 14 Februari 2020 – 02:00 WIB

Lucinta Luna (Foto: Istimewa)

Lucinta Luna (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Setelah memunculkan pertanyaan, akhirnya publik mengetahui bahwa Lucinta Luna sudah diakui sebagai perempuan secara hukum. Hal ini sudah dipastikan oleh polisi yang telah menerima surat putusan dari Pengadilan Negeri Jakarta Sealatan.

"Kemarin sudah diterima putusan dari Pengadilan Jakarta Selatan tertanggal 20 Desember 2019, di mana intinya menerima permohonan dari pemohon dalam hal gender dan sekarang statusnya yang bersangkutan adalah perempuan secara hukum, sah dari pengadilan dengan nama diganti dari MF jadi AP," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.

Sejak ditangkap atas kepemilikian psikotropika, sel tahanan Lucinta Luna menjadi perdebatan tersendiri di kalangan netizen. Mereka penasaran di sel manakah Lucinta berada, laki-laki atau perempuan.

Usut punya usut, permohonan ganti status jenis kelamin Lucinta Luna terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada November 2019. Permohonan tersebut terdaftar dan ditetapkan dengan nomor 1230/Pdt.P/2019/PN JKT.SEL.

"Kalau di sini melihat penetapan ya, ini ada penetapan dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 1230 PDP 2019," kata Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Achmad Guntur, Kamis, 13 Februari 2020.

Guntur menjelaskan, hakim telah mengabulkan permohonan tersebut. Ia menyebut seseorang bernama Muhammad Fatah mengajukan permohonan ke pengadilan untuk mengubah jenis kelamin berserta namanya menjadi Ayluna Putri.

"Intinya adalah seorang bernama Muhammad Fatah mengajukan permohonan ke pengadilan untuk mengubah kelamin. Berubah kelamin sekaligus namanya berubah dari Muhammad Fatah menjadi Ayluna Putri dan berdasarkan pertimbangan hakim, permohonan itu dikabulkan," kata Guntur.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memberikan izin kepada pemohon untuk mengganti status jenis kelamin yang semula berjenis kelamin laki-laki menjadi perempuan. Penetapan hakim tersebut sekaligus pergantian nama dari Muhammad Fatah menjadi Ayluna putri.

"Intinya itu, kemudian selebihnya memerintahkan pada Kantor Dinas Kependudukan untuk melaporkan tentang penetapan," kata Guntur.

Permohonan perubahan status jenis kelamin dan nama Lucinta Luna tersebut diajukan 26 November dan didaftarkan 26 November 2019.

Setelah permohonan diterima, dilakukan sidang dengan mengajukan bukti-bukti berupa bukti surat dan juga meminta keterangan saksi. "Ada juga dua orang saksi diperiksa di muka persidangan," kata Guntur.

Dua saksi tersebut adalah kakak kandung dan adik kandung Lucinta Luna. Pemeriksaan saksi tersebut untuk menerangkan bahwa dia (Lucinta Luna) seperti perempuan.

Selain pihak keluarga, dalam persidangan juga dihadirkan bukti-bukti berupa surat seperti akte kelahiran, kemudian KTP, kartu keluarga dan sertifikat dari dokter rumah sakit di Thailand.

"Dokternya ini kan di Thailand dan ada terjemahannya. Kemudian ada surat keterangan yang dikeluarkan oleh dokter Dadang Hawari, ini psikiater," kata Guntur.

Guntur menambahkan, penetapan perubahan jenis kelamin dan nama dari Lucinta Luna ditetapkan hari Jumat 20 Desember 2019.