Terowongan Istiqlal-Katedral, Jalan Baru Kerukunan Dua Agama

Jumat, 14 Februari 2020 – 11:00 WIB

Masjid Istiqlal dan Katedral Jakarta

Masjid Istiqlal dan Katedral Jakarta

JAKARTA, REQnews -Presiden Joko Widodo belum lama ini menyampaikan rencana pembangunan terowongan yang menghubungkan antara Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta. 

Rencana ini disampaikan Jokowi kala meninjau renovasi Masjid Istiqlal pada 7 Februari 2020 lalu. Alasan Jokowi, terowongan itu adalah penghubung dan jalan silaturahmi antar kedua tempat suci tersebut.

Namun, rencana Jokowi tidaklah mulus diterima masyarakat. Sebagian justru menyebut pembangunan terowongan itu tidak perlu.

Sikap kontra sebagian masyarakat ditanggapi santai oleh Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi. Ia berkata, terowongan itu akan jadi lambang kerukunan antar umat beragama, khususnya Islam dan Nasrani.

Dengan terowongan itu, nantinya diharapkan kedua bangunan bisa saling melengkapi dan membantu, semisal untuk parkir kendaraan ke Katedral maupun ke Istiqlal.

"Bagus, itu lambang kerukunan. Secara praktis, keduanya bisa saling bantu, baik di Istiqlal maupun sebaliknya," kata Menag, Kamis 13 Februari 2020.

Saat disinggung apakah pembangunan terowongan yang disebut terowongan silaturahmi ini tak membuat cemburu agama lain, Fachrul mengatakan hal ini dilakukan karena dua rumah ibadah ini berdampingan.