Terciduk 'Gituan' dengan Janda di Aceh, Bule Ini Terpaksa Mandi Air Parit

Jumat, 21 Februari 2020 – 21:00 WIB

Pasangan yang digrebek warga di Lhoksemauwe, Aceh (jangkau.com)

Pasangan yang digrebek warga di Lhoksemauwe, Aceh (jangkau.com)

LHOKSEUMAWE, REQnews - Seorang pria dan wanita yang tak terikat perkawinan terciduk tengah 'gituan' pada sebuah rumah kosong di Desa Cut Mamplam Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe, Aceh.

Mereka adalah JM (41), yang adalah seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Portugal. Sementara yang wanita adalah seorang janda dengan inisial YI (37). Keduanya tak berkutik, ketika diringkus Satpol PP dan warga sekitar pada Rabu 19 Februari 2020 malam. 

Kasus ini bermula dari kecurigaan warga, yang melihat YI membawa masuk pria bule itu di sebuah rumah kosong pada Rabu malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Dari kecurigaan itu, warga lalu melakukan penggerebekan dan mendapati keduanya diduga sedang berbuat mesum di dalam rumah itu. Saking kesal dengan perbuatan mereka, warga pun sempat memandikan pasangan mesum itu dengan air parit. 

Setelah seluruh tubuhnya basah kuyup, wanita berhijab dan warga asing itu lalu digelandang warga ke kantor Wilayatul Hisbah (Polisi Syariah) atau Satpol PP Kota Lhokseumawe.

Kepala Wilayatul Hisbah (Satpol PP) Kota Lhokseumawe Irsyadi mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi tersebut dari kepala desa setempat bahwa telah terjadi penggerebekan terhadap pasangan yang diduga melakukan perbuatan mesum.

"Mendapati informasi tersebut, kami langsung menuju ke lokasi kejadian dan mengamankan kedua pelaku yang diduga melakukan mesum ke kantor," katanya, Kamis 20 Februari 2020.

Kata Irsyadi, pria bule tersebut bekerja di salah satu perusahaan di Lhokseumawe sebagai supervisor. Dari interogasi, diketahui mereka sudah menjalani hubungan tanpa ikatan pernikahan selama enam bulan.

"Warga sudah sering kali mengingatkan mereka, namun tidak ada tanggapan dari keduanya. Sehingga warga yang sudah geram akan perbuatan tersebut langsung melakukan penggerebekan," ujarnya.

Karena kasus ini melibatkan WNA, kata Irsyadi, maka kasus ini akan dilimpahkan ke Polres Lhokseumawe untuk dilakukan penyidikan selanjutnya.

"Kasus ini akan kami limpahkan ke Polres Lhokseumawe karena terkait identitas JM yang merupakan warga negara asing dan juga demi keamanan keduanya," katanya. (Binsasi)