Kacau! Gegara Salah Operasi 'Senjata Pusaka' Pria Ereksi Permanen

Jumat, 21 Februari 2020 – 23:00 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

GLASGOW, REQnews - Nasib apes harus dialami seorang pria akibat kecelakaan di tempat kerjanya 4 tahun silam. Gegara kejatuhan 1,5 ton gelas di pinggulnya, 'senjata pusaka' pria tersebut mengalami ereksi permanen.

Melansir pemberitaan The Sun, pria yang diketahui bernama James Scott (57) ini berasal dari Glasgow. Akibat insiden di tempat kerjanya itu, James menderita 4 luka di daerah pangkal pahanya, patah tulang di bagian bawah tulang belakang, memiliki laserasi pada kedua kakinya dan uretranya tersumbat.

Ia pun terpaksa menjalani operasi besar untuk memperbaiki masalah penisnya 2 tahun lalu. Sayangnya, operasinya malah tak berjalan lancar. Ia malah mengalami komplikasi lebih lanjut dan mengalami ereksi permanen.

Mau tak mau, James harus menjalani operasi lebih banyak dalam upaya untuk mengatasi kondisinya, yakni dengan cara memasukkan batang logam ke penisnya. James pun merasa kesakitan dengan ereksi permanennya.

Ia bahkan merasa layaknya tahanan di rumahnya sendiri karena tidak bisa memakai celana panjang dan beraktivitas akibat ereksi yang menyiksa itu.

"Saya sekarang mengalami ereksi permanen yang sangat menyakitkan. Aku sudah tidak tahan menahannya dan menyentuhnya. Bahkan aku tidak bisa mengenakan pakaian," katanya.

James juga mengatakan, ia tidak bisa lagi mengunjungi putrinya yang berusia 9 tahun karena kondisinya. Mirisnya, petugas medis juga menolak datang ke rumah untuk mengatasi masalahnya.

Staf medis mengatakan bahwa dokter sedang libur dan tidak ada dokter laki-laki yang bisa datang ke rumah James. Padahal James sangat yakin kalau selalu ada dokter laki-laki dan wanita yang berjaga untuk memeriksa pasien.

Ereksi permanen yang dialami oleh James juga disebut priapism. Priapism adalah ereksi menyakitkan jangka panjang yang bisa menyebabkan kerusakan permanen pada penis jika tak ditangani cepat.

Kondisi ini mungkin membaik dengan sendirinya dalam kurun waktu 2 jam. Perawatan cepat untuk priapism biasanya diperlukan untuk mencegah kerusakan jaringan yang bisa mengakibatkan disfungsi ereksi permanen.

Priapism paling sering menyerang pria berusia 30 tahunan atau lebih tua. Dalam kasus ini, James pun sudah berusia 30 tahun lebih. (Binsasi)