12 Perangkat Ini Wajib Ada di Persidangan, Termasuk Dupa Juga Lho!

Minggu, 29 Maret 2020 – 00:03 WIB

Ternyata 12 Perangkat Ini Wajib ada di Persidangan, Ada Dupa Juga Lho!(Foto: Istimewa)

Ternyata 12 Perangkat Ini Wajib ada di Persidangan, Ada Dupa Juga Lho!(Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews – Siapa yang belum pernah main ke Pengadilan? Kalau belum, kamu harus tahu perangkat sidang apa saja yang wajib ada di persidangan.

Di dalam persidangan sudah pasti ada hakim, jaksa, panitera, advokat, terdakwa atau tersangka, dan para pengamat yang duduk di belakang.

Tapi tahu kah kamu, kalau di dalam satu ruang sidang terdapat banyak perlengkapan pendukung berjalannya persidangan?

Sambil mengingat-ingat kembali benda apa saja itu, berikut 12 perangkat persidangan yang harus kamu tahu:

1. Palu

Meskipun kecil tapi beradaan palu dalam suatu persidangan sangatlah penting. Karena palu syarat hakim memutuskan sebuah perkara. Selain sebagai pembuka dan penutup sidang, palu juga berfungsi untuk mengesahkan alat bukti dengan satu kali ketukan.

2. Posisi Meja

Mejelis hakim memiliki posisi meja yang strategis yaitu berada di tengah anggota majelis. Kursi dan meja mereka juga dibuat lebih tinggi dari meja lainnya yang ada di ruang sidang.

Untuk panitera duduknya terletak di sisi belakang kiri tempat hakim ketua, yang mejanya 20cm lebih tinggi dari penuntut umum. Sedangkan meja untuk penuntut umum berada di sebelah kanan depan meja hakim. Kemudian terdakwa posisinya tepat di depan meja hakim

3. Pembatas Pengunjung Sidang

Di depan bangku pengunjung atau pengamat terdapat pembatas kayu. Pembatas itu melintang dari sisi kanan hingga sisi kiri ruang sidang, dan pada bagian tengah terdapat pintu sebagai akses masuk bagi ahli atau rohaniawan.

4. Papan Nama dan Kain Hijau

Merupakan tanda pengenal untuk mejelis hakim, yang tertulis ‘Hakim Ketua’, ‘Hakim Anggota I’, dan ‘Hakim Anggota II’. Kemudian juga tanda pengenal untuk ‘Panitera’, ‘Penuntut Umum’, dan ‘Penerima Hukum’.

5. Bendera dan Lambang Negara

Kebijakan tersebut sudah diatur dalam SEMA Nomor 4 Tahun 1959 tentang Keharusan Pasang Lambang Negara di Ruang Sidang Pengadilan. SEMA adalah salah satu bentuk peraturan yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung. SEMA itu sendiri dibuat berdasarkan fungsi regulasi dan pertama kali dibentuk pada tahun 1951, Pada tahun 1950 SEMA telah dibuat untuk kontrol peradilan.

6. Kitab Suci

Kitab suci dibawa langsung oleh para Rohaniawan untuk mengambil sumpah kepada saksi atas perintah hakim ketua.

7. Kertas Sumpah ‘Pegangan’ Hakim

Saat melakukan sumpah saksi atau ahli mengikuti kata-kata yang diucapkan oleh hakim. Oleh karena itu, hakim perlu memegang kertas sumpah agar tidak salah dalam pengucapan.

8. Buku Agenda Hakim

Perangkat yang satu ini termasuk opsional. Di zaman kecanggihan teknologi seperti sekarang, banyak hakim yang menggunakan gadget atau laptop untuk membuat catatan.

9. Pintu Khusus

Jalur tersebut hanya bisa dilalui oleh majelis hakim dan panitera untuk masuk ke ruang sidang. Tujuannya agar para hakim streril dari pihak manapun.

10. Dupa

Adanya dupa masih sama terkait pengambilan sumpah bagi agama tertentu, seperti Budha maupun Konghucu.

11. Alat Perekam Persidangan

Melakukan perekaman saat persidangan merujuk pada SEMA Nomor 4 Tahun 2012 tentang Perekaman Proses Persidangan. Walaupun sudah ada berita acara dari Panitera, rekaman persidangan digunakan sebagai penguat bukti saat persidanan berlangsung.

12. Jam Dinding

Peran jam dinding berkaitan dengan proses persidangan, seperti pembacaan putusanyang dibacakan oleh hakim ketua. (Anita)