Aturan Baru, Pramugari Jepang Boleh Tak Pakai Rok dan High Heels
TOKYO, REQnews - Penampilan seluruh petugas dan kru pesawat Jepang akan berbeda bulan depan. Natinya, para pekerja wanita tak lagi wajib pakai high heels dan rok.
Jadi, para pramugari dan kru pesawat pesawat yang bekerja untuk penerbangan Jepang akan diperbolehkan menggunakan celana dan meninggalkan high heels bulan depan.
Aturan baru ini muncul setelah kampanye para feminis yang dikenal sebagai #KuToo berhasil mengumpulkan 32 ribu tanda tangan untuk mengubah kewajiban dalam berseragam.
Aturan ini juga telah disetujui maskapai penerbangan Jepang, dikatakan jika aturan baru dalam berpakaian ini diharapkan akan mendukung lingkungan kerja yang lebih beragam.
"Ini akan menjadi pertama kalinya untuk mengenalkan celana dan menyediakan opsi tambahan untuk sepatu," kata perwakilan penerbangan MarkMorimoto, dikutip Dailymail, Rabu 1 April 2020.
Petisi tersebut merupakan salah satu kampanye dari gerakan para feminis yang mengkritisi lingkungan sosial konservatif di Jepang.
Para feminis menyoroti adanya standar kecantikan yang kaku di Negeri Sakura. Salah satunya terkait aturan memakai sepatu hak tinggi dan rok di sejumlah perusahaan.
Aturan baru ini direncanakan mulai berlaku pada April. Sebanyak 6 ribu kru penerbangan wanita akal bisa memilih sepatu yang sesuai dengan kebutuhan, tanpa atau dengan hak. Selain rok dan high heels, tahun lalu muncul pula petisi agar wanita boleh memakai kacamata di tempat kerja.
Redaktur : Hans Gilbert Ericsson
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.