Pilu! Keluarga Ini Kelaparan karena Corona, Anaknya Puasa Seminggu

Sabtu, 04 April 2020 – 22:31 WIB

Yuyun Cahyaningsih (foto: Merdeka)

Yuyun Cahyaningsih (foto: Merdeka)

JAKARTA, REQnews - Kisah pilu dialami keluarga Yuyun Cahyaningsih (37), warga Keluarahan Pemancangan Baru, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten. Keluarganya terpaksa menahan lapar akibat pandemi corona yang membuatnya tak bisa bekerja mencari nafkah.

Yuyun sehari-hari berprofesi sebagai buruh setrika. Namun, seketika pekerjaannya terhenti, karena banyak orang yang berdiam diri di rumah, jasanya pun tak terpakai.

Alhasil, ia tak punya pemasukan. Yuyun, suami dan anaknya terpaksa menahan lapar. Bahkan, ia menyebut anaknya sampai harus berpuasa seminggu karena tak ada uang membeli makanan.

"Saya gak punya pemasukan gara-gara corona. Kan gak boleh keluar, jadi orang ngegosok sendiri. Anak saya seminggu puasa," kata Yuyun, Jumat 3 April 2020, seperti dikutip dari Merdeka.

Kondisi semakin memburuk, karena suaminya kini sedang sakit, sehingga tak bisa memberi biaya tambahan untuk menyambung hidup sehari-hari. Meskipun, di sisi lain ia bersyukur karena tinggal di rumah peninggalan keluarga suami, jadi tak harus mengeluarkan biaya sewa.

Nasib malang Yuyun ini diketahui setelah ia menceritakan kondisi keluarganya kepada salah satu tetangga. Ia juga disarankan untuk mengadu ke Relawan Banten Melawan Corona (RBMC).

Karena desakan keadaan, Yuyun memberanikan diri melapor ke RBMC. Akhirnya, bantuan datang, para relawan berkunjung ke rumahnya dan memberi segala bahan pokok yang dibutuhkan.

"Saya ngeluh enggak punya beras, gosok saya sepi. Kemarin saya bingung, terus disuruh kontak Untirta (RBMC) peduli. Kepepet, saking kepepetnya, malu sebenarnya mah," ujarnya.