Momen Raffi Ahmad saat Diciduk BNN Kembali Dikenang

Selasa, 21 April 2020 – 23:34 WIB

Momen Raffi Ahmad saat Diciduk BNN Kembali Dikenang (Foto: Istimewa)

Momen Raffi Ahmad saat Diciduk BNN Kembali Dikenang (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Nama Raffi Ahmad pernah terseret dalam kasus penyalagunaan narkoba. Pada 27 Januari 2013 lalu, pria yang kini menjadi suami Nagita Slavina itu diciduk Badan Narkotika Nasional (BNN).

Baru-baru ini, asisten Raffi Ahmad, Merry Ahmad pun mengenang kejadian saat bosnya diciduk karena barang haram. Apalagi saat itu Raffi Ahmad sedang naik daun.

"Yang bikin sedih itu pas dia ada musibah ketangkep BNN. Karena bos itu lagi naik-naiknya terus kena itu," kata Merry Ahmad dalam tayangan Siyap Bos belum lama ini.

Merry Ahmad awalnya tidak kepikiran kalau Raffi Ahmad bakal diciduk BNN. Pasalnya, dia selalu melihat rumah Raffi yang dulu ada di Lebak Bulus, Jakarta Selatan itu dalam keadaan ramai.

"Aku tuh kan bangun jam 4 pagi, karena jam 5 harus di rumah dia (Raffi Ahmad). Terus tiba-tiba pas nyampe di rumah dia, mobil berderet dari depan rumah bos. Pas itu waktu hari libur kan," tutur Merry Ahmad.

"Bos tuh setiap hari libur pasti teman-temannya emang suka nginep. Tapi lebih banyak dari biasa. Pas aku masuk, ditodong sama pistol," sambungnya lagi.

BACA JUGA: Raffi Ahmad Ngomel, Nagita Slavina 'Bandel' hingga Ditahan Petugas Bandara Inggris

Sampai akhirnya, lelaki asal Madura ini tahu apabila Raffi Ahmad diamankan karena kasus narkoba.

"Saya masih mikir, ini ada apa kok orang bersenjata dan pake rompi rompi. Terus ada yang kasih tahu kalau Aa gini gini. Aku langsung duduk, astagfirullah hal adzim. Pucet aku kan," ucapnya.

"Nggak lama itu, bos keluar. 'Mer kamu pulang.' Yah aku nggak pulang. Dia pergi, aku nelponin temennya sambil nangis-nangis. Bos udah naik mobil (BNN)," imbuhnya lagi.

Kala itu, Raffi Ahmad menjalani rehabilitasi selama tiga bulan. Selama itu pulalah, Merry Ahmad mengaku tidak menerima gaji.

"Ada beberapa artis yang minta aku jadi asisten, tapi aku nggak mau. Aku nggak digaji karena aku nggak mau. Bos minta aku digaji, aku bilang ntar aja kalau bos keluar baru naikin gaji aku," kata Merry Ahmad.