REQNews.com

Viral! Anggota DPRD Sulsel Ngamuk di Posko COVID-19, Ada Miskomunikasi

The Other Side

Wednesday, 22 April 2020 - 10:05

Viral! Anggota DPRD Sulsel Ngamuk di Posko COVID-19, Ada Miskomunikasi (Foto: Istimewa)Viral! Anggota DPRD Sulsel Ngamuk di Posko COVID-19, Ada Miskomunikasi (Foto: Istimewa)

BANTAENG, REQnews - Sebuah video yang memperlihatkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) A Edy Manaf mengamuk di Posko COVID-19 viral di media sosial.

Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Bantaeng, dr Andi Ihsan mengatakan snsiden tersebut terjadi karena ada miskomunikasi antara sang anggota dewan dan petugas.

"Intinya sebenarnya miskomunikasi saja, mungkin dari kami juga penyampaian-penyampaiannya, bukan hanya beliau ya, tetapi kepada seluruh pengguna jalan yang melintas di Kabupaten Bantaeng. Itu yang kami lakukan evaluasi supaya tidak ada kesalahpahaman lagi antara tim kami dengan pengendara yang melintas," kata dia kepada wartawan, Selasa 21 April 2020.

Menurut Andi Ihsan, awalnya sang anggota DPRD sedang melintas di wilayahnya sehingga diarahkan oleh petugas ke posko penyemprotan disinfektan di area perbatasan Bantaeng-Jeneponto.

BACA JUGA: Viral! Pakai Uang Receh, Bocah SD Ini Berikan Tabungannya untuk Beli APD

Penyemprotan disinfektan dilakukan kepada kendaraan, dalam hal ini adalah mobil Edy Manaf dan para pengendara lainnya. Setelah itu, petugas akan menyemprotkan antiseptik kepada para warga yang ada di dalam kendaraan.

"Awalnya kendaraan yang dikendarai beliau itu melewati batas (perbatasan Jeneponto-Bantaeng), akhirnya diarahkan masuk untuk proses disinfektan kendaraan. Setelah dilakukan disinfektan kendaraan, tim kami mengharapkan para penumpang untuk turun dari kendaraan untuk penyemprotan antiseptik," jelsanya.

Hanya, lanjut dia, Edy Manaf mengira dia akan disemprot cairan disinfektan, bukan cairan antiseptik. Alhasil, terjadi keributan dengan para petugas Gugus Tugas COVID-19 Bantaeng.

"Yang beliau pahami yang kami baca di media itu tidak bisa dilakukan disinfektan kepada manusia, sementara yang kami lakukan bukan disinfektan kepada manusia, tetapi penyemprotan antiseptik kepada manusia," katanya.

Ihsan mengklaim pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Edy Manaf dan tidak ada masalah lagi. "Alhamdulillah sekarang sudah ada komunikasi juga antara pimpinan kami dengan beliau, Pak Edy Manaf. Artinya tidak ada lagi masalah, intinya seperti itu," katanya.

Redaktur : Hans Gilbert Ericsson

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.