Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!
Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!

Kim Kadarshian : Hukum Pidana, Saya Bisa Melakukannya Dalam Tidur!

Minggu, 14 April 2019 – 15:00 WIB

Kim Kadarshian West. (FOTO: independent.co.uk)

Kim Kadarshian West. (FOTO: independent.co.uk)

JAKARTA, REQNews - Siapa tak kenal Kim Kadarshian West? Seorang pesohor dari Amerika Serikat yang menikahi rapper Kanye West.

Sebuah kabar mengejutkan datang dari Kim Kadarshian. Ia menyatakan bahwa ia sedang belajar menjadi pengacara peradilan pidana dan berencana akan mengambil ujian pada tahun 2022.

Seperti dikabarkan Time, Kim telah mulai magang di sebuah firma hukum di San Fransisco untuk jangka waktu empat tahun. 

Dalam penuturannya, Kim mengakui bahwa keinginan menjadi pengacara muncul setelah ia hadir di Gedung Putih, Washington DC untuk ikut membicarakan sebuah kasus. Kasus ini sedang membelit Johnson, seorang pria berusia 63 tahun yang berada di penjara Alabama. Tuduhan yang dikenakan kepadanya adalah penyalahgunaan narkoba tanpa kekerasan ini terjadi pada 1996.

Sebuah media online khusus hukum Above the Law memberitakan, Kim sedang belajar menjadi pengacara meski tidak menghadiri sekolah hukum. Tentang hal ini, Kanye West mengatakan, “California adalah salah satu dari sedikit negara bagian yang memungkinkan seseorang untuk mengambil profesi pengacara tanpa gelar sarjana atau sekolah hukum.”

Perihak keputusannya yang mengejutkan ini, Kim mengatakan, “Saya harus berpikir panjang dan keras tentang ini.” 

Ia menceritakan, saat Gedung Putih memanggil dirinya, hal itu dalam rangka mengubah sistem grasi. Kim hadir di salah satu ruang di Gedung Putih yang bernama Ruang Roosevelt. Di sana ia bertemu dengan orang-orang yang betul-betul menguasai bidang hukum. Di sana ada seorang hakim dan beberapa orang kuat. 

Kim mengenang momen itu dan mengatakan, “Aku hanya duduk di sana, seperti: ‘Oh sial. Aku perlu tahu lebih banyak'.”

Lebih lanjut, Kim menuturkan, “Saya akan mengatakan apa yang harus saya katakan, tentang sisi manusia dan mengapa demikian tidak adil.”

Dalam mendalami ilmu hukum, Kim mendapat bimbingan dari dua pengacara, Jessica Jackson dan Erin Haney. Selain itu, ia harus menghabiskan waktu 18 jam untuk belajar setiap minggunya dalam sebuah supervisi.

Selama musim panas, Kim akan mengambil tahap “baby bar”, sebuah tahap belajar bagi pengacara yang masih baru. “Baby bar” ini dikelola oleh negara bagian California. Jika Kim lulus tahap ini, ia akan diizinkan untuk melanjutkan studinya selama tiga tahun ke depan. 

Mengenai tahap belajarnya, Kim mengatakan, “Tahap pertama sekolah hukum, anda harus membahas tiga subyek: hukum kriminal, gugatan dan kontrak.”

Menurutnya, dari ketiga subyek itu, gugatan adalah subyek paling membingungkannya. Sementara subyek paling membosankan adalah kontrak. Dengan percaya diri, Kim mengakui hukum pidana menajdi subyek yang paling ia kuasai.

“Hukum pidana, saya bisa melakukannya dalam tidur! Saat mengambil tes pertama, saya mendapat niai 100. Sangat mudah bagi saya,” ujar Kim. 

Jika Kim berhasil dalam studinya, akan kita nantikan sepak terjangnya sebagai pengacara kondang di Amerika Serikat. (Prazz)