Viral! Pria Berhazmat Teriak Suruh Warga Keluyuran, Katanya: Kami Capek!

Sabtu, 23 Mei 2020 – 08:02 WIB

Viral! Pria Berhazmat Teriak Suruh Warga Keluyuran, Katanya: Kami Capek! (Foto: Istimewa)

Viral! Pria Berhazmat Teriak Suruh Warga Keluyuran, Katanya: Kami Capek! (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Netizen dihebohkan dengan video yang menampilkan seorang pria mengenakan pakaian hazmat berteriak di jalan. Pria yang diduga berprofesi sebagai tenaga medis itu berteriak agar warga keluar rumah.

"Biar kami yang ada di dalam. Kami capek, kami capek, ayo keluar rumah semua. Kalau ingin Indonesia seperti Ekuador, ayo keluar rumah semua," kata pria itu.

Dilihat dari unggahan akun Instagram @ndorobeii, aksi itu dilakukan oleh Henry Sulfianto, warga asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis 21 Mei 2020. Ia mengatakan, apa yang dia lakukan merupakan bentuk keprihatinan terhadap warga yang abai akan imbauan pemerintah untuk tetap diam di rumah saja.

"Kami peduli terhadap para medis yang sudah berjuang mati-matian melawan Covid-19. Di sisi lain, kami juga prihatin karena masyarakat tetap berbelanja baju menjelang Lebaran tanpa memikirkan risiko penyebaran Covid-19," kata Henry usai melakukan aksi.

Seperti diketahui, hingga kini Indonesia masih terus berjuang untuk melawan pandemi corona (COVID-19). Namun, dalam kondisi yang serba mengkhawatirkan seperti sekarang ini, masih saja ada masyarakat yang bandel tak patuh pada imbauan pemerintah.

BACA JUGA: Tenaga Medis Kecewa, Hashtag #IndonesiaTerserah Jadi Trending

Belakangan terakhir banyak contoh tidak pedulinya masyarakat dalam menghadapi pandemi corona. Seperti viralnya kerumunan saat penutupan McD Sarinah dan adanya keramaian di terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, atau banyaknya masyarakat yang pergi ke mal untuk membeli baju lebaran.

Henry mengatakan, masyarakat yang berkerumun hanya untuk membeli baju Lebaran lupa terhadap perjuangan tim medis. "Kami jujur sangat prihatin. Mereka lupa ada tim medis yang terus berjuang. Banyak para medis yang berjuang untuk merawat pasien corona, tapi ini masih banyak masyarakat yang mengerumuni mal dan santai," ujar dia.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Aksi tunggal Di Bangil Pasuruan ( lanjutan postingan ke 7 sebelum ini )

A post shared by ndorobeii (@ndorobeii) on

Sontak, unggahan akun @ndorobeii itu langsung dibanjiri komentar dari netizen. Kebanyakan dari mereka menyayangkan aksi masyarakat yang nekat berkerumun untuk hal yang tidak penting.

"wajar tenaga medis melakukan itu,karna seluruh masyarakat indonesia sudah diatur tenaga media ga sebanyak nasyarakat indo so please yang keluar bukber,jalan”,ngemall udah kalau mmg mau positif corona . kalau mmg penjual bisa di maklumin karena dia berjualan untuk menyambung kehidupannya dan khusus orang” yang masi keluyuran uda deh kalau lu positif jangan menangis ngerengek," kata netizen.

"Ngeyel, batu dan ndableg apa salahnya bersabar utk tetap di rumah buat nyelamatin diri sendiri dan org lain spy yg positif berkurang dan psbb bisa sukses diakhir...," tulis netizen lainnya.1x3: