Viral! Live Facebook Pras Setio yang Ancam Bunuh Ibunya Pakai Pisau

Kamis, 28 Mei 2020 – 06:01 WIB

Viral! Live Facebook Pras Setio yang Ancam Bunuh Ibunya Pakai Pisau (Foto: Istimewa)

Viral! Live Facebook Pras Setio yang Ancam Bunuh Ibunya Pakai Pisau (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Baru-baru ini sebuah live Facebook yang dilakukan seorang pria melalui akun bernama Pras Setio mengegerkan media sosial. Pria itu mengancam akan membunuh ibu kandungnya sendiri.

Pria 20 tahun itu bernama Abdurahman Ari Prasetya. Kelakukan Pras dalam siaran langsungnya membuat netizen geram, ia bahkan berani menodongkan senjata tajam hingga menganiaya ibunya.

Menurut informasi, video pertama baru diupload pada 25 Februari 2020 dan video kedua saat melakukan live pada 26 februari 2020 pukul 07.45 WIB. Alamat rumahnya di Jalan Juwet 2 No 30 RT 02 RW 03, Kelurahan Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Dalam video live Facebook tersebut, Pras Setio mengaku ingin membunuh ibu kandungnya. "Lama-lama gue bunuh sekalian nyokap gue, biar sekalian masuk penjara sekalian," kata pria dalam video tersebut.

Tak takut dengan konsekuensi hukum yang bakal diterimanya, ia pun semakin berani menantang ibunya. "Biarin, gue pengen masuk penjara, kenapa?," katanya lagi.

"Lu sekali lagi ngapain mama. Mama lu yang kasih makan. Lu kecewa sama orang jangan mama lu dibawa-bawa," kata perempuan berkaos kuning yang diduga ibunya.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol. Arie Ardian Rishadi mengatakan, pelaku mengalami gangguan jiwa sejak duduk di bangku SMP.

"Pelaku sejak kecil sudah mengalami keterbelakangan mental dan mengalami gangguan jiwa sejak kelas I SMP (Paket B tahun 2014)," katas Arie, Rabu 27 Mei 2020.

Lebih lanjut, ia menjelaskan sebelumnya Pras tidak dirawat di rumah sakit jiwa. Dia hanya berobat ke Klinik Restu Ibu, Kampung Dukuh dan dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Klender, Duren Sawit pada 12 Juni 2019.

Arie menambahkan, Pras ternyata pernah melakukan aksi yang sama kepada sang Ibu. "Pernah mengancam ibu kandungnya dengan menggunakan pisau atau bantal pada Selasa, 26 Mei 2020, sekitar pukul 07.30 WIB di rumahnya," jelasnya.