Lagi Viral! Harga 3 Porsi Gurame di Pantai Tanjung Pakis Rp 1,3 Juta

Senin, 01 Juni 2020 – 19:01 WIB

Lagi Viral! Harga 3 Porsi Gurame di Pantai Tanjung Pakis Rp 1,3 Juta (Foto: Istimewa)

Lagi Viral! Harga 3 Porsi Gurame di Pantai Tanjung Pakis Rp 1,3 Juta (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Soal pedangang nakal yang suka 'getok' harga memang kerap terjadi. Biasanya aksi seperti itu terjadi di tempat-tempat wisata.

Baru-baru ini viral di media sosial pedagang makanan di Pantai Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, 'getok' harga ke wisatawan. Hal itu diceritakan oleh akun Facebook bernama Fuji E Lestari.

Cerita ini diunggah Fuji ke grup Facebook "Pantai Wisata TANJUNG PAKIS,KARAWANG (real account)" pada Sabtu 30 Mei 2020. Fuji menulis, "Yang buat ke Pakis hati-hati tadi saya ke Pakis digetok harganya. Beli gurami 1 sama nasi 2 harganya 350."

Menurut keterangan Fuji, satu porsi ikan gurame dan 2 porsi nasi dipatok dengan harga 350 ribu. Bahkan teman Fuji sampai harus merogoh kocek hingga Rp 1,3 juta saat makan di warung tersebut.

Kejadian ini terjadi di sebuah warung yang menjual masakan olahan ikan di Pantai Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat. Fuji menceritakan temannya juga mendapatkan harga yang tidak wajar saat membeli memesan 3 ikan gurame.

"Terus teman saya bawa mobil, 3 gurame ama nasi 3 digetok harganya 1.300.000," tulis Fuji E Lestari.

"Itu mahal jualnya getok mau cepet-cepet kaya kali...harga sampai kaget saya," lanjutnya.

Fuji mendapat pengakuan dari penjual lain di sana. Katanya, pemilik warung itu memang sering menaikkan harga dengan cukup tinggi.

"Kata yang samping warungnya, emang dia sering getok harganya gak kira-kira. Kalau sepi warungnya uring-uringan gitu katanya. Hati-hati makan di dia dimahalin saya sampai kaget," kata Fuji.

Fuji menegaskan dirinya tidak berniat untuk menjelek-jelekkan pemilik warung tersebut. Menurutnya, ia dan temannya adalah korban dan tidak ingin ada pembeli lain yang mengalami kerugian yang sama.

Usai curhatan soal getok harga itu viral, muncul video klarifikasi dari pemilik warung. Ibu-ibu yang dikethui Dede menjelaskan bahwa kejadian itu tidak benar.

Video klarifikasinya dibagikan oleh akun Facebook Bayu Imanudin Putra pada Minggu 31 Mei 2020.

"Sekarang saya bilang ya sama semua yang punya di Facebook bahwa itu tidak benar," kata Dede. Ia menambahkan, "Bahwa bayar Rp 1.300.000 itu tidak benar. Yang benar, Rp 320 ribu."

Wanita ini lantas meminta maaf kepada pengunjung pantai Tanjung Pakis yang khawatir akibat beredarnya kabar viral tersebut.

Sambil merapatkan dua telapak tangannya, Dede mengatakan, "Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada pengunjung baik yang dekat mana yang jauh, saya minta maaf."