Viral! Dua Oknum Polisi Tendang Pemotor Bertubi-tubi, Gegara Apa?

Kamis, 04 Juni 2020 – 11:32 WIB

Viral! Dua Oknum Polisi Tendang Pemotor Bertubi-tubi, Gegara Apa?(Foto: Istimewa)

Viral! Dua Oknum Polisi Tendang Pemotor Bertubi-tubi, Gegara Apa?(Foto: Istimewa)

KUALA LUMPUR, REQnews - Rekaman video saat polisi menendang pria di pinggir jalan secara bertubi-tubi viral di kalangan netizen Malaysia. Di tengah hebohnya kasus George Floyd yang tewas di tangan polisi pun kejadian itu menjadi sorotan.

Dilansir dari Free Malaysia Today, Kamis 4 Juni 2020, inisden ini terdi di Jalan Genting Klang, Kuala Lumpur Malaysia. Aksi dua petugas yang terekam melakukan tindak kekerasan direkam pada Senin 1 Juni 2020 sore.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat dua orang petugas berseragam biru tua, menghampiri seorang pengendara di pinggir jalan. Dua orang petugas itu diketahui sedang patroli di kawasan tersebut.

Kemudian, salah satu di antara mereka terlihat murka dan menendang pengendara yang saat itu terduduk di atas motornya secara berulang kali. Terlihat petugas lain yang sedang kesusahan mendirikan sepeda motor berusaha menenangkan rekannya yang tersulut emosi.

Kepala Polisi Kuala Lumpur Mazlan Lazim mengklaim pihak kepolisian langsung menyelidiki video viral mengenai tindak kekerasan yang dilakukan oleh anggotanya itu. Ia mengatakan dua orang polisi itu adalah petugas dari Kepolisian Kabupaten Wang Maju.

Menurut penjelasa Mazlan, keduanya tengah melakukan patroli di sepanjang dan menemukan dua orang pengendara menunjukkan gelagat mencurigakan. Petugas lantas meminta kedua pelaku untuk menghentikan kendaraannya, namun keduanya malah melarikan diri ke Jalan Ampang.

Polisi kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menangkap seorang setelah gagal melawan arus hingga terjatuh di pinggir jalan. Sedangkan pelaku lain berhasil kabur seusai melompat ke selokan.

Setelah melakukan pemeriksaan, terbukti bahwa pemotor yang sempat melarikan diri itu dinyatakan positif obat terlarang jenis metamfetamin. Ia juga memiliki dua catatan kriminal terkait narkoba.

Kendati begitu, Mazlan Lazim mengatakan bahwa pihaknya juga akan mengusut tuntas video penangkapan pelaku yang diduga tak seusai dengan standar operasional karena diwarnai aksi kekerasan.

"Penyelidikan internal sedang dilakukan untuk memastikan tidak ada prosedur operasi standar yang dilanggar selama penangkapan," ungkapnya.

Ia pun menegaskan bahwa kepolisian tidak akan berkompromi dan siap akan mengambil tindakan tegas terhadap petugas yang menentang aturan saat menjalankan tugas.