Kontroversi SUGA BTS Masih Berlanjut, Label Dituduh Bikin Rilis Palsu

Kamis, 04 Juni 2020 – 13:32 WIB

 Kontroversi SUGA BTS Masih Berlanjut, Label Dituduh Bikin Rilis Palsu (Foto: Istimewa)

Kontroversi SUGA BTS Masih Berlanjut, Label Dituduh Bikin Rilis Palsu (Foto: Istimewa)

SEOUL, REQnews - Belakangan ini sosok SUGA BTS terus menjadi sorotan. Mixtape keduanya yang berjudul “D-2” memunculkan kontroversi yang membuat namanya tercoreng sebagai seorang musisi.

Dari total 10 lagu yang dirilis, salah satunya menimbulkan kontroversi di kalangan netizen. Netizen memprotes lagu ‘What do you think?’ milik SUGA ini lantaran menyisipkan suara seorang pria berbahasa Inggris.

Suara tersebut ternyata merupakan kutipan dari khotbah yang dilakukan oleh Jim Jones, seorang pemimpin aliran sesat yang mengarahkan pembunuhan massal-bunuh diri 909 orang. Dari total kematian tersebut, 304 nyawa adalah anak-anak.

Selain itu, Jim Jones juga dikenal sangat dekat dengan Korea Utara hingga mengkritik sikap Amerika Serikat terhadap Kim Il Sung dari Korea Utara.

Pada akhirnya pihak Big Hit Entertainment mengeluarkan sebuah surat permintaan maaf dan mengakui adanya kesalahan saat menjalani prosedur pemantauan konten untuk mixtape milik Suga tersebut.

"Kami memiliki keterbatasan dalam mengerti dan mengenali sesuatu yang berkaitan dengan sejarah dan isu sosial. Kami meminta maaf apabila ada pihak yang terluka atau merasa tidak nyaman dengan keberadaan cuplikan pidato tersebut," ucap Big Hit Entertainment dalam pernyataan resminya, Minggu 31 Mei 2020.

Selain itu, Big Hit juga sebut sudah menghapus pidato milik Jim Jones dari lagu What Do You Think? dan merilis kembali versi terbarunya.

"Artis kami juga merasa malu dan merasa sangat bertanggung jawab atas masalah ini. Kami akan menjadikan insiden ini sebagai pelajaran untuk lebih ketat lagi dalam mengawasi proses produksi," tukasnya.

Namun, rupanya permintaan maaf Big Hit belum mampu mendinginkan suasana. Sebaliknya, kontroversi ini semakin memanas karena Big Hit dituding merilis pernyataan palsu.

Tudingan ini datang dari outlet media Korea, Dispatch. Dispatch mengklaim bahwa Suga dan produser lain dari lagu tersebut mungkin telah mengetahui asal usul sampel pidato kontroversial sampai batas tertentu.

Sontak aksi media populer asal Korea Selatan itu langsung menjadi sorotan fans BTS alias ARMY. Mereka langsung murka dan berharap agar Dispacth tak mempublikasi permasalahan yang sebenarnya telah selesai.

"Suga bukan satu-satunya artis yang menggunakan pidato jim jones, Lana del Ray, Post Malone, Foo Fighters, dan begitu banyak artis yang melakukannya. Tetapi dia dikecam karena dia adalah bagian dari BTS. Permintaan maafnya tidak perlu karena digunakan dalam arti ironis. Pertama-tama, saya sarankan Anda membersihkan pemahaman lagu, berhenti menyesatkan orang, dan menggunakan penulis yang lebih baik untuk konten karena telah ditulis dengan buruk, hampir tidak koheren," kata seorang netizen.