4 Fakta Penangkapan Anak Wawali Tangerang dalam Kasus Sabu

Jumat, 10 Juli 2020 – 09:03 WIB

Ilustrasi sabu-sabu

Ilustrasi sabu-sabu

JAKARTA, REQnews - Direktorat Reserse Kriminal Narkoba Polda Metro Jaya telah menangkap anak Wakil Wali Kota Tangerang berinisial AKM terkait dugaan kepemilikan narkoba jenis sabu pada Juni 2020 lalu. Kasus ini kemudian mencuat ke publik dalam beberapa hari terakhir.

Polisi kini masih mendalami kasus ini dan mencari bandarnya. Sementara AKM dan tiga tersangka lainnya, yakni DS, SY dan MTKr yang diamankan telah mengajukan permohonan ke BNNP dan masih menunggu keputusan lebih lanjut.

Berikut, empat fakta penangkapan AKM, anak kandung Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin terkait kasus sabu-sabu:

1. Kronologis Penangkapan

Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa pada Kamis 9 Juli 2020 menerangkan, AKM bersama tiga tersangka lainnya yakni DS, SY dan MT diamankan pada Sabtu 6 Juni 2020 pukul 00.15 WIB. Polisi menemukan barang bukti berupa 0,51 gram sabu dari para tersangka.

 

2. Patungan

Dari hasil interogasi, keempat pelaku ternyata patungan dalam membeli sabu tersebut, yang nilainya Rp 1,5 juta. AKM menyumbang sebesar Rp 800 ribu, sementara tiga temannya mengumpulkan duit senilai total Rp 700 ribu. 

3. Wawali Tangerang Pasrah

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin mengonfirmasi kebenaran bahwa anaknya ditangkap terkait kasus sabu. Ia hanya bisa pasrah dan menyebut masalah ini sebagai sebuah ujian, dan menyerahkannya kepada pihak berwenang.

"Ini ujian, doakan saja. Serahkan saja pada pihak kepolisian," ujar Sachrudin di Tangerang, Rabu 8 Juli 2020.

4. Menunggu Asesmen BNNP

Pengacara keempat tersangka sudah mengajukan permohonan rehabilitasi ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), namun masih menunggu asesmen, apakah layak atau tidak. 

Kita masih menunggu dari BNNP, apakah 4 orang ini layak, sesuai dengan pengajuan asesmen. Keempatnya masih ditahan di Ditnarkoba sekarang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Kamis 9 Juli.