Kronologi Dugaan Pembunuhan Editor MetroTV Yodi Prabowo, Motor Ditemukan Warga

Jumat, 10 Juli 2020 – 17:46 WIB

Kronologis Dugaan Pembunuhan Mayat Editor MetroTV Yodi Prabowo, Motor Ditemukan Warga

Kronologis Dugaan Pembunuhan Mayat Editor MetroTV Yodi Prabowo, Motor Ditemukan Warga

JAKARTA, REQnews - Teka teki hilangnya Editor MetroTV, Yodi Prabowo akhirnya terungkap. Yodi ditemukan meninggal dunia di pinggir Jalan Tol JORR Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Jumat 10 Juli 2020.

Sebelumnya, korban dinyatakan hilang sejak 3 hari yang lalu. Pihak MetroTV pun meminta polisi mengusut tuntas. "Kami minta pihak kepolisian mengusut tuntas," kata Direktur Utama MetroTV Don Bosco Selamun.

Don Bosco pun mengaku belum mengetahui penyebab kematian karyawannya itu. "Sampai detik ini belum ada penjelasan tentang penyebab meninggalnya rekan kami Yodi," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, editor MetroTV, Yodi Prabowo, ditemukan meninggal dunia di pinggir Jalan Tol JORR Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Sebelumnya, korban dinyatakan hilang sejak 3 hari yang lalu.

Kapolsek Pesanggrahan Kompol Rosiana saat dimintai konfirmasi membenarkan soal penemuan mayat tersebut. "Iya betul, saya sedang di TKP," kata Kompol Rosiana.

Sementara itu, informasi yang dihimpun wartawan, korban sebelumnya 'menghilang' selama 3 hari. Korban tidak ada kabar berita. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tertelungkup. Korban mengenakan jaket warna hijau, berhelm, dan bertas selempang.

Polisi juga menemukan motor Honda Beat milik Editor Metro TV Yodi Prabowo. Motor tersebut ditemukan warga sudah parkir di sekitar lokasi sejak Selasa 7 Juli malam.

"Memang pada saat sebelum kejadian ini, malam Rabu yang lalu (Selasa 7 Juli), kebetulan kan warga kita ada tim Siskamling, tutup portal jam 12.00 malam di sini. Jam 12.00 itu belum ada motor. Jam 02.00 WIB pagi (Rabu dini hari) warga keliling, kemudian di pinggir jalan itu lihat ada motor dan sudah standar tapi kunci masih di motor," kata Ketua RT 08 RW 1 Kelurahan Pesanggrahan, Arifin di lokasi.

Informasi soal motor tersebut sempat disebar warga di grup WhatsApp. Tetapi, tidak ada satupun warganya yang mengaku memiliki motor tersebut. "Akhirnya saya dibangunin tuh sekitar jam 3 pagi. Kita setelah itu tetap cari siapa ini pemiliknya," katanya.

Pada Rabu 8 Juli 2020, sekitar pukul 04.00 WIB, Arifin kemudian menghubungi Polsek Pesanggrahan soal penemuan motor tersebut. Motor itu ditemukan di pinggir jalan dalam kondisi kunci masih menggantung di kontak.

"Kemudian kita bawa ke Polsek, kendaraan kita serahterimakan ke Polsek pada Hari Rabu itu. Saya Juga sampaikan kalau ada yang mengakui pemilik motornya tolong hubungi saya nanti kita arahkan ke Polsek," kata dia.

Sampai akhirnya, warga menemukan jasad Yodi sudah terbujur kaku di pinggir Tol JORR, Ulujami, Jakarta Selatan siang tadi. "Pas hari ini kita dapat laporan penemuan mayat dan kita ke TKP, kemudian Reskrim cek identitas, di dompet ternyata benar di TKP ditemukan STNK yang sesuai dengan motor yang kita temukan," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Metro TV Don Bosco Selamun membenarkan jika korban adalah salah satu karyawannya. Don Bosco meminta polisi mengusut kematian korban.

Polisi menduga Yodi Prabowo dibunuh. Saat ini polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Berikut pernyataan lengkap Metro TV yang diwakili News Director Metro TV, Arief Suditomo: Innalillahi wa innailaihi rojiun. Keluarga besar Metro TV sangat berduka atas berpulangnya Yodi Prabowo, karyawan Metro TV yang telah bergabung sejak 15 Desember 2015. Yodi merupakan video editor di redaksi dan terakhir bertugas di kantor Metro TV pada Selasa, 7 Juli 2020 pukul 15:00 s/d 22:27 WIB.

"Kami memohon kepada pihak kepolisian untuk segera menuntaskan penyidikan sehingga kami dapat menemukan titik terang atas kejadian ini," ujar Arief Suditomo - News Director Metro TV.

Semoga almarhum Yodi Prabowo mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT. Kami juga berdoa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Metro TV tidak hanya akan mengenang Yodi dalam doa namun juga akan memperjuangkan keadilan untuk almarhum.