Heboh Ini Nama Asli Aakar Abyasa dan Bukan Lulusan Ma Chung

Sabtu, 01 Agustus 2020 – 15:00 WIB

Heboh Ini Nama Asli Aakar Abyasa dan Bukan Lulusan Ma Chung

Heboh Ini Nama Asli Aakar Abyasa dan Bukan Lulusan Ma Chung

JAKARTA, REQnews - Fakta mengejutkan kembali datang dari Aakar Abyasa Fidzuno. Ternyata, CEO dan Founder PT Jouska Finansial Indonesia alias Jouska itu memiliki nama asli Ahmad Fidyani. 

Mengutip situs Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Aakar mengajukan penggantian nama dari Ahmad Fidyani pada tanggal 25 Juni 2015. Nomor berkas pengajuan tercatat 252/PDT.P/2015/PN.JKT.TIM.

Dalam putusannya, hakim memerintahkan Dinas Kependudukan Catatan Sipil Dati II Banyuwangi untuk mendaftarkan register penggantian nama tersebut. 

Yang menarik, selain mengganti nama, Aakar ternyata tidak pernah lulus dari Universitas Ma Chung Malang. Bahkan setelah dicek di Dikti, tidak ada nama Aakar Abyasa Fidzuno sebagai lulusan kampus tersebut. 

 

Padahal selama ini Aakar dalam tiap kali pertemuan atau seminar selalu melampirkan CV yang berisikan bahwa dirinya lulusan Universitas Ma Chung. 

Mengutip situs Pangkalan DIKTI, Ahmad Fidyani tercatat sebagai mahasiswa Prodi Manajemen angkatan 2007. Informasi itu juga menyebutkan bahwa Ahmad keluar pada tahun 2009 alias tidak lulus. 

 

Sebelumnya, Jouska ditetapkan Satgas Waspada Investasi (SWI) sebagai perencana keuangan yang melakukan kegiatan investasi ilegal. 

Muncul banyak pertanyaan mengapa Jouska bertransformasi dari perencana keuangan, menjadi pengelola sekaligus manajer investasi atau keuangan. Bahkan, Jouska membeli saham PT Sentra Mitra Informatika Tbk (LUCK) dan mentransaksikan dana para kliennya ke saham tersebut melalui Rekening Dana Investor (RDI).

Jouska pun dituding melakukan penyalahgunaan kegiatan manajer investasi, yang notabene mereka belum memiliki izin untuk melakukan eksekusi ataupun penempatan dana dalam bentuk produk investasi.

Aakar sebelumnya menyampaikan permintaan maaf ke banyak pihak. Melalui akun sosial media, Instagram pribadinya @aakarabyasa, Aakar mengaku siap menerima risiko hukum terkait permasalahan ini.

"Saya mencoba untuk tidak defensif ataupun melakukan klarifikasi terhadap semua pemberitaan yang ada. tapi memberikan solusi paling baik untuk semua pihak. Jadi mari kita lakukan prosedur hukum yang berlaku," kata Aakar mengutip unggahan akun Instagramnya, pada Jumat 24 Juli 2020

Berikut pernyataan lengkap yang disampaikan oleh Aakar:

"Selamat malam semuanya, saya Aakara Abyasa, CEO dan founder dan Jouska ID. Pertama-tama melalui video ini izinkan saya untuk capaikan maaf yang sebesar besarnya kepada klien, kepada seluruh stakeholders di Jouska ID, kepada rekan-rekan di industri, regulator maupun masyarakat secara luas karena kami telah menimbulkan. keresahan dan kegaduhan dengan pemberitaan yang muncul di media maupun di sosmed beberapa hari terakhir ini.

Saya mencoba untuk tidak defensif ataupun melakukan klarifikasi terhadap semua pemberitaan yang ada. Tapi melalui video ini saya ingin mengajak dan mencari jalan tengah, memberikan solusi paling baik untuk semua pihak.

Karena bagaimanapun saya tumbuh dan besar sebagai pebisnis, diajarkan untuk memegang prinsip bahwasanya masalah bisnis bisa diselesaikan secara bisnis. So, settle. Juga ada masalah dengan legal, saya percaya dengan hukum yang berlaku di negara ini, jadi mari kita lakukan prosedur hukum yang berlaku.

Dan saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang memberikan support, kritik yang membangun. Yang pasti semua masukan itu sangat berarti buat saya dan tim saya untuk selalu berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi klien dan semua pihak yang berkepentingan.

Dan sekali lagi saya ingin menyampaikan bahwa saya dan tim saya selalu berharap dan kami sangat terbuka untuk berkomunikasi secara kondusif terhadap semua pihak yang berkepentingan. Terima kasih sudah memberikan support dan dengan support itu kami akan selalu melakukan yang terbaik."