Isi Garasi Wakil Jaksa Agung Setia Untung, Ada Jeep Wrangler dan Royal Enfield

Kamis, 20 Agustus 2020 – 11:00 WIB

Isi Garasi Wakil Jaksa Agung Setia Untung, Jeep Wrangler hingga Royal Enfield

Isi Garasi Wakil Jaksa Agung Setia Untung, Jeep Wrangler hingga Royal Enfield

JAKARTA, REQnews - Nama Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi jadi sorotan publik beberapa hari ini. Pasalnya, anak buah Jaksa Agung ST Burhanuddin ini memiliki koleksi kendaraan yang 'wah' banget. 

Bahkan ada yang bertanya-tanya dari mana asal kolekse kendaraan mewah mantan Kajari Cibadak tersebut. Mengutip data LHKPN KPK, Kamis 20 Agustus 2020, harta kekayaan Setia Untung Arimuladi pada 2019 mencapai Rp 6.787.289.390.

Harta kekayaan tersebut berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp 575 juta. Yang mengejutkan, selain memiliki empat unit kendaraan roda empat, Untung juga memiliki kendaraan roda dua yang masuk dalam kategori moge.

Mobil yang pertama adalah Toyota Camry 2.5 L H AT tahun 2014 yang kisaran harganya Rp 285 juta. Toyota Jeep Land Cruiser tahun 1978 yang nilai jualnya sekitar Rp 45 juta. Mantan Kapuspenkum ini juga memiliki Volkswagen tahun 1971 yang harganya sekitar Rp50 juta, dan Chrysler Jeep Wrangler tahun 1996 yang harga jualnya sekitar Rp 125 juta.

Selain kendaraan roda empat, Setia juga punya kendaraan roda dua. Motor tersebut adalah Royal Enfield Bullet Classic 500 tahun 2017 yang harganya sekitar Rp 70 juta. 

Profil Untung

Penetapan Untung sebagai WAJA tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 76/TPA Tahun 2020 tanggal 27 April 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kejaksaan Agung.

Sosok kelahiran Bandung, 1 Desember 1961 ini adalah jaksa senior di Korps Adhyaksa. Kariernya telah malang-melintang di berbagai posisi, baik di tingkat wilayah maupun di pusat.

Untung menuntaskan pendidikan sarjana di Universitas Islam Nusantara Bandung pada 1980. Lulus kuliah, dia meniti jejak di institusi kejaksaan.

Pada 1986 dia tercatat sebagai CPNS di Kejaksaan Negeri Sumedang. Setelah menuntaskan pendidikan prajabatan, dia mulai bertugas sebagai PNS di Kejati Jabar pada 1988.

Dalam perjalanan karirnya, Untung tercatat pernah mengisi sejumlah jabatan strategis, antara lain Kajari Garut, Asisten Intelijen Kejati Kalimantan Barat, hingga Kajati Riau.

Pada 2008, karir Untung makin moncer dengan menjabat Kajari Jakarta Selatan. Salah satu kasus besar yang ditanganinya ketika itu yakni mengeksekusi uang milik terpidana kasus korupsi cessie Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra senilai Rp 546 milliar.

Namanya semakin sering menghiasi pemberitaan media massa saat dipercaya Jaksa Agung Basrief Arief sebagai Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung pada 8 November 2012, menggantikan Adi Toegarisman.

Pengalamannya yang cukup di bidang intelijen lantas membuat Untung didapuk sebagai Kepala Badan Diklat Kejagung sejak 15 November 2017. Tugasnya tak main-main, menciptakan sosok-sosok jaksa mumpuni, ahli di bidangnya dan berintegritas. Untung juga tercatat sebagai Ketua Umum Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) periode 2019-2021.

Biodata Setia Untung Arimuladi:

Lahir: Bandung, 1 Desember 1961.

Jabatan: Wakil Jaksa Agung RI.

Pendidikan:

- SMAN X di Bandung (1977).

- S1: Universitas Islam Nusantara Bandung (1980).

- S2: Universitas Parahyangan Bandung (2004).

Karier (antara lain):

- CPNS di Kejari Sumedang (1986)

- PNS di Kejati Jawa Barat (1988)

- Kepala Kejaksaan Negeri Garut (2005).

- Asisten Intelijen pada Kejati Kalimantan Barat (2007).

- Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (2008).

- Asisten Tindak Pidana Khusus pada Kejati Jawa Tengah (2010).

- Asisten Khusus Jaksa Agung di Kejagung RI (2011).

- Kapuspenkum Kejaksaan Agung (2012).

- Kepala Kejaksaan Tinggi Riau (2014).

- Kepala Biro Umum pada JAM Pembinaan Kejagung (2015).

- Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (2016).

- Sekretaris JAM Intelijen (2017).

- Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI (2017).

- Wakil Jaksa Agung (2020).