Kronologis Donald Trump Digugat Keponakannya Soal Harta Warisan

Minggu, 27 September 2020 – 14:30 WIB

Kronologis Donald Trump Digugat Keponakannya Soal Harta Warisan (Foto: Istimewa)

Kronologis Donald Trump Digugat Keponakannya Soal Harta Warisan (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump kembali ketiban sial. Kali ini dirinya digugat keponakannya Mary Trump, pada Kamis 24 September 2020.

Mary merasa ditipu Donald dan beberapa anggota keluarganya menyangkut warisan senilai puluhan juta dolar AS. Wanita yang juga ahli psikologi, ini pun menulis buku memoar yang menggambarkan sisi buruk Donald Trump.

Dalam gugatan itu, Donald Trump, kakak perempuan Donald, Maryanne Trump Barry, dan Robet Trump, dituduh melakukan penipuan dan pelanggaran dengan sewenang-wenang. Mary menuduh Trump bersaudara menguasai kerajaan properti yang dibangun oleh ayah mereka, Fred Trump Sr. 

Mereka juga mengeksploitasi peninggalan sang ayah untuk memperkaya diri mereka sendiri. Fred Trump Sr meninggal pada 1999.

"Penipuan bukan hanya bisnis keluarga --tetapi cara hidup," menurut dokumen pengaduan yang diajukan di pengadilan Negara Bagian New York di Manhattan.

Jay Sekulow, pengacara Donald Trump, belum menanggapi permintaan komentar. Sementara juru bicara Gedung Putih Kayleigh McEnany mengatakan, "Satu-satunya yang melakukan penipuan dalam hal ini adalah Mary Trump, dia merekam salah satu kerabatnya dan dia benar-benar mendiskreditkan dirinya sendiri."

Terpisah Maryanne Trump Barry, pensiunan hakim pengadilan banding federal, belum dapat dihubungi untuk dimintai komentar, demikian pula dengan pengacara Robert Trump, yang kekayaannya juga digugat.

Gugatan itu juga mengingatkan publik pada sejumlah tuduhan yang dimuat dalam buku memoar tulisan Mary yang berjudul Too Much and Never Enough: How My Family Created the World's Most Dangerous Man (Terlalu Banyak dan Tidak Pernah Cukup: Bagaimana Keluarga Saya Menciptakan Manusia Paling Berbahaya di Dunia).

Mary mengatakan bahwa ketika ayahnya, Fred Trump Jr, meninggal pada 1981, sang ayah meninggalkan saham berharga dalam bisnis keluarga-- yang seharusnya dipantau oleh saudara-saudaranya, yakni Donald, Maryanne, dan Robert sebagai pemegang fidusia..

Kata Mary, Donald Trump justru mengambil dana tersebut dan menipunya soal apa yang diwariskan padanya, juga "memeras" dirinya.

Mary Trump, yang saat ini berusia 55 tahun, mengatakan dugaan penipuan itu baru terungkap pada Oktober 2018, ketika New York Times melaporkan penyelidikannya terhadap masalah pajak yang melibatkan keluarga Trump.

Dalam pernyataan yang diberikan oleh pengacaranya, Mary mengatakan bahwa keluarganya mengkhianatinya dengan bergerak secara diam-diam untuk mencuri warisan darinya.

Mary mengatakan keluarganya banyak berbohong soal warisan bagiannya, dan "menipu saya dengan mengurangi nilai aslinya." Sebelum meninggal 15 Agustus pada usia 71 tahun, Robert Trump menemui kegagalan dalam menjalankan upaya keluarga Trump untuk memblokir Mary agar tidak menerbitkan buku memoar tersebut.