Kaki dan Tangan Ditembak KKB, Dosen UGM Ini Ngaku Beruntung

Rabu, 21 Oktober 2020 – 15:30 WIB

Bambang Purwoko (Foto: Istimewa)

Bambang Purwoko (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Akademisi Universitas Gadjah Mada, Bambang Purwoko menjadi salah satu korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKSB). Kini anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kasus Penembakan Intan Jaya, dalam kondisi mulai membaik.

Meski masih terbaring sakit, Bambang mengaku masih bisa berkontribusi pada diskusi tim dari jarak jauh di tempat perawatan RSPAD Gatoto Subroto, Jakarta."Saya merasa bangga dan beruntung menjadi bagian dari tim, dan merasa senang bisa bergabung. Senang berada di lingkungan pribadi-pribadi penuh integritas yang bekerja penuh ketekunan, kejujuran, dan kesungguhan," ujar Bambang dalam keterangannya, Rabu 21 Oktober 2002.

Diketahui, Bambang juga peneliti dan pemerhati tentang Papua yang banyak membantu masyarakat Papua, dan memiliki anak asuh dari pulau paling ujung timur Indonesia itu. Sebelumya ia mengalami penembakan saat tim berada di tanjakan Wawogopone, Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Intan Jaya, dalam perjalanan kembali dari TKP Hitadipa.

Pasca tertembak di bagian kaki dan tangan, ia tidak bisa mengikuti diskusi intens dalam merumuskan hasil investigasi. Namun, Bambang tetap memberikan poin-poin pemikiran lewat grup diskusi tim di grup percakapan.

Setelah 9 hari melalui turbulensi lahir batin, spiritual dan fisik, kini sudah semakin nyaman dan semakin baik. "Saya beruntung dalam insiden ini dilakukan evakuasi cepat dan pengamanan ketat. Kini, dirawat oleh tenaga medis terbaik dengan fasilitas terbaik untuk penyembuhan," kata Bambang.

Pun tidak lupa pula mengucapkan terima kasih kepada Menko Polhukam Mahfud MD yang memberikan kepercayaan pada dirinya untuk bergabung dalam tim. Ia juga mengapresiasi upaya dan perhatian pemerintah selama menjalani perawatan di rumah sakit.

Tim investigasi lapangan sendiri telah menyelesaikan tugas yang diberikan oleh pemerintah dengan bekerja sebanyak 17 hari. Ketua TGPF Intan Jaya Benny Mamoto dijadwalkan akan menyerahkan hasil investigasi kepada Menko Polhukam, Mahfud MD pada hari ini.