Perang Cocot Istana Vs Rektor Ibnu Chaldun, Ngabalin Sindir Kepala Isi Sampah

Minggu, 01 November 2020 – 10:03 WIB

Musni Umar (Foto: Istimewa)

Musni Umar (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Ali Mochtar Ngabalin kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial. Kali ini politisi Golkar itu melakukan mencibir pernyataan Rektor Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar.

Parahnya, Ngabalin menyebut isi kepala Musni Umar hanya ada sampah. “Katanya REKTOR dan GURU BESAR tapi koq isi kepalanya, hanya ada SAMPAH. Kenapa ya?,” tulis Ngabalin di twitternya, @AliNgabalinNe, Sabtu 31 Oktober 2020.

Ngabalin sebelumnya meminta kepada polisi untuk menangkap Refly selaku pemilik kanal YouTube dan Ustaz Muhammad Yahya Waloni. Keduanya diketahui kerap memberikan kritik keras kepada pemerintah.

Pernyataan itu pun disebut sebagai Politik bumi hangus yang telah dijalankan pemerintah. Pasalnya, Ustaz Muhammad Yahya Waloni yang tidak ada sangkut-pautnya dengan kasus Gus Nur, tetapi diminta untuk ditangkap.

"Ini sudah politik bumi hangus siapa yang mengkritik dilaporkan ke aparat dan diminta untuk ditangkap. Pada hal dalam negara demokrasi wajar ada kritik,” tulis Musni Umar. 

Tak terima dikatakan kepalanya isi sampah, Musni pun menyebut kata “sampah” lebih tepat digunakan bagi mereka penjilat kekuasaan.

“Yang mengatakan “sampah” dialah sampah karena dikepalanya hanya berpikir 'menjilat',” balas Musni Umar di akun Twitternya.