Viral Doakan Jokowi Umur Pendek, Anak Habib Idrus Ternyata PNS Bappenas

Minggu, 22 November 2020 – 12:33 WIB

Anak Habib Idrus PNS Bappenas (Foto: Istimewa)

Anak Habib Idrus PNS Bappenas (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Masih ingat dengan Idrus Jamalullail? Pemuka agama yang mendoakan Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri pendek umur.

Doa itu diucap Idrus dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad di markas FPI Petamburan, Jakarta Pusat, pada Sabtu malam 14 November 2020. “Sudah tiga bulan saya sakit. Tapi hari ini saya sempatkan hadir untuk Habib Rizieq. Saya minta waktu hanya satu menit saja. Pertama saya doakan Habib Rizieq umurnya panjang dan jadi pemimpin. Lalu saya doakan Megawati dan Jokowi umurnya pendek,” kata Idrus mengutip siaran akun YouTube Front TV, Senin 16 November 2020.

Namun ada kabar terbaru yang diungkap netizen Twitter dengan akun @MahadewiGayatri pada Minggu 22 November 2020. Dalam cuitannya, akun itu mengungkap jika ternyata anak dari Idrus Jamalullail ternyata seorang pegawai negeri sipil (PNS). 

"Ini lho sosok manusia yang konon

( katanya pemuka agama ) yang sudah mendoakan Pak @jokowi pendek umur, padahal anaknya tuh ASN yg di gaji negara lhoo. Jahat sekali nih orang. 

" Semoga doa2 jelek yg sudah dia lontarkan ke langit itu balik pada diri dia sendiri. Aamiin https://t.co/DjvycxTUt0, " cuit Mahadewi. 

Dalam cuitannya, Mahadewi juga memposting tulisan bahwa anak Idrus merupakan abdi negara di Bappenas. Postingan itu pun langsung dikomentari netizen lainnya. 

"Orang tua tak tau diri..klau yg didoakan jahat dan membalas dgn PHK anaknya, bisa saja kan walaupun PNS..kan kasian anaknya..sayangnya yg didoakan adalah org baik, bukan org jahat, " tulis netizen. 

"Serius nih? Mungkin anaknya perlu lebih banyak berdo'a., " sambung netizen lain. 

"Hakekat doa itu, akan kembali kepada pendoa nya. Dan diamini oleh Malaikat. Jadi doa yg baik dan buruk pun akan kembali kepada pendoanya, " ujar netizen. 

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi resmi dari Habib Idrus.