Detik-detik Lee Harvey Oswald, Pembunuh John F Kennedy Ditembak Mati

Senin, 23 November 2020 – 21:32 WIB

Penangkapan Lee Harvey Oswald (Foto: Istimewa)

Penangkapan Lee Harvey Oswald (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Lee Harvey Oswald kala itu ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Presiden Amerika Serikat ke-35 John F Kennedy. Dua hari setelah Presiden Kennedy ditembak saat berada dalam iring-iringan mobil terbuka di pusat kota Dallas.

Usai ditangkap, Lee Harvey dipindahkan ke penjara county. Namun tak disangka, Lee Harvey ditembak mati oleh Jack Ruby dalam siaran langsung televisi AS pada 24 November 1963.

Sebagai informasi, Lee Harvey Oswald merupakan seorang mantan marinir yang kala itu berusia 24 tahun. Dalam proses pemindahannya, ia dikerumuni oleh petugas polisi, wartawan, di tengah kilatan cahaya kamera.

Saat Lee Harvey memasuki ruangan, Jack Ruby tiba-tiba muncul dari balik kerumunan pers dan menembak Lee Harvey dengan revolver 38 dari jarak sangat dekat.

Lee Harvey kemudian jatuh ke lantai, sambil memegang perutnya yang jadi sasaran tembakan. Keributan luar biasa pun terjadi di lokasi tersebut.

Lantas, kejadian ini seketika membingungkan semua orang yang berada disitu. Kemudian Lee Harvey dilarikan ke Rumah Sakit Parkland, lokasi yang sama dimana Presiden Kennedy sempat dirawat kala itu.

Namun tim medis menyatakan bahwa Lee Harvey sudah tewas.

Polisi yang tengah berjaga di sana pun langsung mengamankan Ruby dan menahannya. Jack Ruby merupakan seorang pemilik klub malam di Dallas, ia didakwa secara resmi atas kasus pembunuhan terhadap Lee Harvey.

Orang-orang percaya bahwa pembunuhan yang dilakukan Ruby terhadap Lee Harvey justru untuk menutupi konspirasi yang lebih besar atas pembunuhan Kennedy. Namun Ruby membantah tuduhan itu dan mengaku tak bersalah dalam persidangan.

Ruby berdalih bahwa pembunuhan Kennedy yang dilakukan oleh Lee Harvey membuatnya sangat sedih, hingga ia menderita epilepsi psikomotorik. Karena itu, Ruby mengaku tidak sadar saat menembak Lee Harvey.

Namun hakim tetap memvonis Ruby bersalah atas kasus tersebut dan menjatuhinya hukuman mati. Tetapi sebelum menjalani hukuman, Ruby terlebih dulu mati akibat kanker paru-paru di Rumah Sakit Dallas.