Isi Garasi dan Kekayaan Iis Edhy Prabowo Bikin Netizen Melongo! Ada RX King

Kamis, 26 November 2020 – 08:30 WIB

Iis Edhy Prabowo (Foto: Istimewa)

Iis Edhy Prabowo (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Penyidik KPK tak hanya menciduk Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo. Sang istri menteri, Iis Rosita Dewi, pun ikut dibawa ke Gedung Merah Putih. 

Asal tahu saja, wanita kelahiran 1979 ini diketahui merupakan anggota Komisi V DPR RI.l dari Fraksi Gerindra. Menurut data laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang dimuat dalam situs KPK, terdaftar atas nama Iis Edhy Prabowo yang dilaporkan pada 1 Mei 2020, ia memiliki total kekayaan sebesar Rp 7,1 miliar, tepatnya Rp 7.171.286.613.

Iis sendiri menggunakan nama 'Iis Edhy Prabowo' di situs resmi DPR maupun di akun media sosial miliknya. Iis Rosita Dewi tercatat sebagai anggota Fraksi Gerindra (parpol yang sama dengan suaminya) dari daerah pemilihan Jawa Barat II.

Harta kekayaan Iis sama dengan yang dilaporkan Edhy Prabowo, Rp 4,3 miliar merupakan aset properti di Muara Enim, dan Bandung, lalu alat transportasi dan mesin Rp 890 juta, harta bergerak lainnya Rp 1,9 miliar, dan kas Rp 256 juta. Bedanya Iis memiliki hutang sebesar Rp 230 juta.

Pun demikian dengan isi garasinya. Politisi Gerindra ini memiliki beragam model kendaraan yang sama dengan daftar yang dimiliki suaminya. Di antaranya;

 

Mobil:

- MITSUBISHI PAJERO SPORT JEEP Tahun 2011, HASIL SENDIRI Rp. 270.000.000

- MITSUBISHI PAJERO SPORT JEEP Tahun 2017, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000

Motor,

- Honda BEAT Tahun 2009, HASIL SENDIRI Rp. 6.000.000

- Yamaha RX-KING Tahun 2002, HASIL SENDIRI Rp. 4.000.000

Lainnya;

- HONDA GENSET Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp. 45.000.000

- BMC SEPEDA SPORT Tahun 2017, HASIL SENDIRI Rp. 65.000.000

Sebelumnya KPK menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo pada Rabu 25 November 2020. Selain Edhy Prabowo, KPK menangkap sejumlah orang. Penangkapan ini terkait ekspor benur lobster.

"Benar kita telah mengamankan sejumlah orang pada malam dan dini hari tadi," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pamolango.