Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!
Biarkan Orangutan Tapanuli Hidup di Alam, Mari Selamatkan Habitatnya!

Ini Kronologis Pembakaran Anjing Lucky Versi 'MM' Terduga Pelaku

Selasa, 14 Mei 2019 – 18:14 WIB

Terduga pelaku pembakaran anjing Lucky (lingkaran hitam)

Terduga pelaku pembakaran anjing Lucky (lingkaran hitam)

JAKARTA, REQnews - Kasus tewasnya anjing Lucky yang dibakar hidup-hidup memasuki babak baru. Terduga pelaku yang berinisial MM, secara tiba-tiba membuat kronologis pernyataan terkait kasus yang dituduhkannya tersebut.

Mantan driver Go Jek tersebut menuliskan hal itu dalam secarik kertas yang di share oleh akun instagram @christian_joshuapale, Selasa 14 Mei 2019. 

Kejadian itu bermula saat MM membuang air kecil pada Jumat 10 Mei 2019, pukul 16.00 WIB. Tepatnya di seberang Jl Anyer II, sebelah warung dan saung Go Jek. 

"Saat saya pipis, tiba-tiba seekor anjing menyerang saya dan melukai kaki telunjuk sebelah kiri," tulis MM. 


Anjing itu diakuinya dirantasi di pinggiran kayu-kayu yang ditutupi kain-kainan di atasnya.  Usai diserang Lucky, MM menunggu pemilik anjing tersebut dan langsung menegurnya.

Ia menuliskan, "Hei Bu kenapa bisa-bisanya taruh anjing di sini. Ini jalan umum, bisa membahayakan orang lain." 

"Nih liat kaki saya luka diserang anjing kau, harusnya kau kasih tulisan pemberitahuan, 'Di sini ada anjing'. Pindahkan anjing kau besok atau secepatnya. Kau pindahkan anjing kau paham!! Atau aku bakar anjing kau!!." 

Ketika itu, lanjut MM, sang pemilik tidak meminta maaf atau mengobati luka di kakinya.  "Lalu saya kembali ke saung Go Jek dan orang yang berada didalam saung tersebut mendengar dia (pemilik anjing) berbicara sama anjingnya, 'Gara-gara kau hampir aku pecahkan kepala orang itu'." 

MM pun mengira Lucky sudah dipindahkan ke tempat lain. Saat ba'da magrib, MM melihat ada orang yang sedang mengisi tanki bensin motornya dengan menggunakan botol plastik minuman. 

"Ketika itu saya rampas botol itu dan saya siram ke kayu tersebut dan membakarnya. Dan api tersebut langsung membesar sekitar 4 atau 5 detik. Tujuannya agar si pemilik anjing ini tidak menaruh di lokasi itu," kata dia. 


Selang berapa lama, terdengar suara "kik..kik...kik". "Ternyata masih ada anjing tersebut di dalam kayu itu. Dan saya suruh penjaga warung menyiram air dan padam apinya. Setelah saya pastikan apinya sudah padam, saya pergi," tandasnya. (RYN)