Selamat Menunaikan Ibadah Puasa
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Auto Miris, 7 Siswa SD Dicabuli Guru Agama. Polisi Ogah Tahan Pelaku!

Rabu, 15 Mei 2019 – 10:30 WIB

Ilustrasi Siswa SD

Ilustrasi Siswa SD

JAKARTA, REQnews - Masa Sekolah Dasar (SD) adalah masa bagi siswa-siswi untuk bermain sambil belajar. Sayangnya kondisi itu tidak dialami 7 siswa sebuah SD di Siborongborong.

Dengan raut lugu atau polosnya, mereka mendatangi Kantor Ombudsman Sumut, Senin (13/5/2019). Ya, 7 siswa ini mengaku telah menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh oknum gurunya sendiri, yakni SN, seorang guru yang mengajar mata pelajaran agama. 

Tak hanya melapor ke Ombudsman, demi menuntut keadilan, para bocah di bawah umur tersebut juga sudah melaporkan kejadian ini Polres Tapanuli Utara. Sayangnya, polisi belum juga menahan pelaku. 

“Kasusnya sudah sampai ke pengadilan. Tapi pelaku seorang guru agama SD di Siborongborong ini tidak pernah ditahan. Makanya, dengan kedatangan keluarga korban ini, diharapkan bisa mendapatkan penyelesaian yang baik dari Ombudsman Sumut,” kata Johanes Siregar SH, selaku kuasa hukum dari para korban di Medan, Rabu 15 Mei 2019. 

Orang tua salah satu korban, DS mengatakan akibat pelecehan seksual itu, anaknya tidak bisa belajar karena anaknya trauma. Hal ini dikarenakan sang oknum guru tidak kunjung ditahan polisi. 

Menanggapi laporan 7 siswa tersebut, Kepala Perwakilan Ombudsman Sumut Abyadi Siregar mengaku sudah menerima laporan pengaduan dari orang tua korban. Pihaknya menyatakan akan mengkaji kasus ini apakah Ombudsman punya wewenang di kasus ini atau tidak.


Ombudsman pun mempertanyakan kepada pihak kepolisian yang menangani kasus itu mengapa pelaku tidak kunjung ditahan. 

“Kita tidak tau, di kepolisian tersangka tidak ditahan. Sampai di kejaksaan juga tidak ditahan, semuanya akan dipertanyakan. Kita juga mendorong kepada pihak keluarga agar bisa mengadu ke Propam Poldasu,” ujarnya. (KIY)