Viral Cara Ahok Merayu dan Menembak Polwan, Endingnya Haru

Kamis, 14 Januari 2021 – 09:32 WIB

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Foto: Istimewa)

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ternyata punya cara unik saat 'menembak' seorang Polwan. Ya, polisi wanita yang dimaksud adalah Puput Nastiti Devi yang kini menjadi istri sah Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Diketahui, rumah tangga Ahok dan Puput Nastiti Devi menarik perhatian. Apalagi saat ini pasangan romantis tersebut sudah dikaruniai buah hati. 

Puput pun menceritakan perjalanan cintanya dengan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. Ia mengaku sebelumnya ia dijodohkan untuk menjalin hubungan dengan Ahok oleh Djarot Saiful Hidayat yang juga wagub DKI di masa Ahok memegang jabatan.

"Awalnya kan memang dijodohkan sama Pak Djarot yang ngomong sama bapak langsung. Nggak lama setelah kasus berpisahnya (cerai dari Veronica Tan) selesai, bapak panggil saya," kisah Puput saat mampir di acara Rumpi No Secret, Trans TV.

Saat itu dirinya terkejut saat mendengar pernyataan Ahok langsung kala diminta untuk menikah. "Yang bikin saya kaget, bapak bukan nanya 'mau nggak jadi pacar saya?' bukan itu. Tapi bapak bilangnya seperti ini, 'mau nggak jadi bini gua?'" kenang Puput.

Pertanyaan itu membuat Puput bingung. Ia mengaku tak langsung mengiyakan pertanyaan Ahok.

Bahkan ada momen di mana dirinya banyak berdoa dan meminta petunjuk. "Ya akhirnya saya berdoa sama Tuhan, kalau memang ini jodoh saya maka dekatkanlah, kalau memang bukan jodoh saya maka jauhkanlah dengan cara yang baik," ujar Puput.

Jawaban itu akhirnya ia peroleh lewat restu dari keluarga yang memberikan jalan baginya untuk menerima Ahok.

Dikatakan Puput, benih-benih cinta itu baru muncul usai dirinya resmi menikah dengan Ahok. "Cinta itu nyusul setelah menikah yang pasti ya. Namanya cinta makin lama makin tumbuh pas kita bersama kan," urainya.

Ia pun yakin mau menikah dengan Ahok usai mengenal lebih jauh pada saat membina rumah tangga.

"(Akhirnya bersedia) karena saya tahu bapak orang yang jujur, bapak orang yang disiplin, yang tegas dan bertanggung jawab. Terus bapak juga baik, keluarganya baik, adik-adiknya, tante-tante, mama mertuaku dan semuanya juga baik, jadi kenapa saya ada alasan untuk nolak bapak, gitu," kata Puput.