Viral 5 Penjara Paling Mengerikan di Dunia, Cocok untuk Koruptor Indonesia

Jumat, 15 Januari 2021 – 13:01 WIB

Ilustrasi (Foto:Istimewa)

Ilustrasi (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQnews-  Apa yang ada di benak kalian ketika mendengar penjara? Ruangan sempit, gelap, dan menyeramkan?

Atau mungkin ruangan luas, ber AC dilengkapi TV dan kulkas? Itu sih penjara mewah khusus koruptor di Indonesia.

Namun kali ini REQnews ingin merekomendasikan sejumlah penjara yang mungkin dapat dijadikan alternatif bagi para koruptor kita yang berlindung di balik sel-sel mewah. Antara lain:

1.     Penjara Alcatraz San Fransisco

Sumber (Foto: Istimewa)

Penjara satu ini memang dikenal sebagai penjara paling angker dan mengerikan di seluruh dunia. Penjara ini dioperasikan pada 11 Agustus 1934 di San Fransisco, California.

Letaknya yang sangat terisolasi yaitu terletak di sebuah pulau karang di lepas pantai California membuat sangat kecil kemungkinan bagi narapidana untuk kabur.

Bahkan penjara ini merupakan penjara yang isinya adalah penjahat kelas kakap. Salah satu tahanan paling fenomenal bernama Al Capone, yang dikenal sebagai gangster pemimpin pelarangan sindikat kejahatan ditahan di penjara ini

Letaknya ditengah laut membuat jarang sekali dikunjungi orang. Terlebih saat masih beroperasi banyak terjadi kasus bunuh diri dan pembunuhan di dalam penjara.

Tak jarang napi sering ketakutan karena dihantui oleh orang-orang yang mati di dalam penjara. Setelah 29 tahun beroperasi, pada tahun 1963 penjara Alcatraz resmi ditutup. Duh ngebayanginnya aja udah serem bangettt. Apalagi kalau jadi tahanannya.

 

2.     Penjara Ugra, Mongolia

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Sekitar tahun 1918, pemerintah Mongolia punya cara tersendiri dalam menghukum mati narapidananya. Kira-kira dengan cara apa yaa?

Bukan ditembak atau juga dipancung tetapi dimasukkan ke dalam sebuah kotak / peti kayu di ruang bawah tanah “prison of ugra” yang gelap dan ukurannya tidak besar. Lebih mengerikan lagi kotak/ peti tersebut hanya diberi celah bundar selebar 6 inci atau sekitar 15 cm.

Para tahanan akan diberi makan melalui lubang tersebut dan dibersihkan sekitar 2-3 minggu sekali. Tidak hanya makan mereka juga buang air di dalam peti juga ditambah tangan mereka dalam keadaan di borgol.

Gak kebayang betapa tersiksanya para tahanan. Mereka akan mati secara perlahan di dalam peti tersebut ditambah cuaca di Mongolia sangatlah dingin.

3.     Pitesti Prison, Rumania

(Foto: Istimewa)

Penjara ini sekarang sudah menjadi museum sebagai bukti pernah terjadi kejahatan brutal. Penjara ini dibuka pada tahun 1949 dan hanya beroperasi selama 2 tahun yakni sampai 1951.

Benar-benar patut diberi label penghargaan brutal di dunia. Para tahanan akan disandera dan dipukuli. Mereka juga merasakan pencucian otak, dikencingi, dipaksa makan kotoran. Hmm perlakuan yang sangat menjijikkan dan tidak manusiawi. Jangan dibayangin ga bakal kuat

 

4.     Holmesburg Prison, Amerika Serikat

(Foto: Istimewa)

Penjara ini dibangun pada tahun 1896 di Pennsylvania. Tragisnya para tahanan dijadikan kelinci percobaan oleh pemerintah untuk melaksanakan berbagai eksperimen manusia terhadap obat-obatan .

Mereka dibedah dan dicekoki obat-obat dan virus berbahaya. Ngeri banget yaa

 

5.     HMS JERSEY

(Foto: Istimewa)

Biasanya penjara berada di atas bangunan / daratan. Berbeda dengan penjara satu ini terletak di atas sebuah kapal perang di tengah laut. Dijuluki sebagai Neraka HMS. Ribuan tahanan Amerika dimasukkan ke dalam penjara kapal dengan ruang gerak yang sangat terbatas.

Kebayang gak sih dalam ruangan sempit dengan ribuan orang. Penyakit dan kelaparan udah jadi makanan mereka sehari-hari. Penjara kapal tersebut berakhir setelah tentara Inggris akhrinya membakar kapal saat perang. Total tahanan yang tewas mencapai 11 ribu tahanan.

Tapi tenang gaes, penjara di atas sudah tidak beroperasi lagi. Apalagi semenjak adanya Human Rights.

Tindakan tidak manusiawi dan penyiksaan terhadap tahanan sudah tidak dibenarkan lagi. Meskipun pada faktanyaa, masuk ke dalam penjara adalah perenggutan Hak kemerdekaan seseorang. (Tia)