Satu Persatu Korban Predator Seks Buka Suara, Begini Sepak Terjang Leonardus Jerat Cewek di Sosmed

Senin, 18 Januari 2021 – 12:31 WIB

(Sumber: Twitter)

(Sumber: Twitter)

JAKARTA, REQnews - Jagat Twitter tengah dihebohkan dengan viralnya utasan tentang sosok pria yang diduga predator seks. Utasan tersebut dibuat oleh perempuan bernama Grace pemilik akun @GRESAIDS dan sukses menyita perhatian sekaligus mengejutkan netizen.

Dalam cuitannya di utasan tersebut, Grace mengimbau para perempuan, terutama yang berdomisili di daerah Semarang, Magelang, Solo, DIY dan sekitarnya untuk berhati-hati jika berinteraksi dengan sosok pria bernama Leonardus.

Diinformasikan akun tersebut, pria itu diduga merupakan seorang predator seks dengan jumlah korban yang sudah tak sedikit lagi. Ia bisa menggunakan banyak nama untuk melancarkan aksinya, mulai dari Esa Dawala, Leonardus, Po, dan masih banyak lagi.

Leonardus biasa menjerat para korbannya lewat media sosial dan aplikasi dating. Menurut Grace, pelaku sudah beraksi sejak lama. Namun baru mulai terungkap pada tahun 2013.

Sayangnya, banyak korban yang masih enggan 'speak up' sehingga predator seks satu ini tak kunjung dijerat hukum.

Lebih lanjut Grace bercerita bahwa pelaku yang punya kosan di daerah Mampang, Jakarta ini, kerap memanipulasi para korbannya dengan iming-iming harta hingga bualan-bualan romantis. Korban yang berhasil terjerat pun tak hanya wanita dewasa. Tak sedikit anak di bawah umur yang termakan bujuk rayu Leonardus.

Grace juga memastikan bahwa hingga tahun 2020 lalu, pelaku masih aktif melancarkan aksinya memburu cewek-cewek cantik. Korban pelaku pun sudah bukan puluhan lagi, melainkan ratusan jumlahnya. Berdasarkan laporan yang masuk ke data Grace, setidaknya ada 150-an korban yang speak up dan curhat melalui Instagram @aliskamugemash (akun IG yang sengaja dibuat untuk menampung laporan korban Leonardus).

Tak sekadar melontarkan cuitan, Grace juga mengunggah sejumlah bukti tangkapan layar berisi pengakuan dari para korban Leonardus. Para korban tersebut dieksploitasi secara finansial (diporotin), dimanfaatkan secara seksual sampai tertular penyakit hingga banyak korban yang akhirnya hamil.

Tak hanya kasus kekerasan seksual, dalam utasannya Grace juga menjelaskan bahwa pelaku juga terlibat banyak permasalahan utang piutang. Ia juga kerap memalsukan identitas serta data pendidikan.

Leonardus kerap mengaku jebolan dari sejumlah universitas keren di Jawa Tengah bahkan luar negeri. Padahal sebenarnya bukan.

Hingga saat ini, belum ada tindak lanjut maupun tanggapan dari pihak kepolisian terkait kasus viral tersebut. Namun kasus ini masih terus menuai komentar para netizen di jagat maya.