Ajaib! Suku Baduy Nol Kasus Covid-19, Ternyata Ini Rahasianya

Jumat, 22 Januari 2021 – 23:32 WIB

Suku Baduy, Banten (Foto: Istimewa)

Suku Baduy, Banten (Foto: Istimewa)

BANTEN, REQnews - Hampir setahun pandemi Covid-19 melanda dunia, namun menariknya tak ada satupun warga Suku Baduy Provinsi Banten yang terkonfirmasi positif. Padahal di Kabupaten Lebak, jumlah kasus sudah mencapai lebih dari seribu orang, yang tersebar di 28 kecamatan hingga Kamis 21 Januari 2021.

"Tidak ada, tidak ada sama sekali, masih nihil," ujar Tetua Adat Masyarakat Baduy sekaligus Kepala Desa Kanekes, Jaro Saija, Jumat 22 Januari 2021. Ia mengatakan, bahwa nol kasus di Baduy merupakan hasil dari segala upaya yang sudah dilakukan oleh pihaknya untuk mencegah penularan Covid-19 di wilayah tersebut.

Sejak Corona tercatat pertama kali di Indonesia pada Maret tahun lalu, kata dia, pihaknya sudah mengantisipasi dengan cepat. "Warga Baduy yang ada di perantauan diperintahkan untuk langsung pulang, semua pulang dari Jakarta, Tangerang, Bandung," ujarnya.

Sementara itu, warga Baduy yang sudah di dalam wilayah Desa Kanekes, dilarang untuk berpergian. Tak hanya itu, sebagai Kawasan Adat yang kerap dikunjungi wisatawan, Baduy juga membatasi kunjungan selama pandemi. 

Mereka, kata Saija, yang datang ke Baduy harus mengikuti protokol kesehatan. Warga Baduy juga diwajibkan untuk selalu mengenakan masker. Hal tersebut sebagai upaya dalam mencegah penularan Covid-19.

Untuk itu, cara-cara tradisional juga mereka lakukan. Setiap kali mereka kerap menggelar doa bersama untuk meminta keselamatan bagi warga Baduy. "Beberapa waktu lalu bersama Jaro Tangtu kita kumpul, berdoa, nyareat lah istilahnya untuk keselamatan warga Baduy, kita pagari juga batas-batas wilayah dengan doa, ada mantra-mantranya," katanya.