Apa Itu Sistem Autothrottle? Diduga Menjadi Penyebab Jatuhnya SJ-182

Minggu, 24 Januari 2021 – 20:34 WIB

CVR (cockpit voice recorder) SJ-182 (Foto: Istimewa)

CVR (cockpit voice recorder) SJ-182 (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Komite Keselamatan Transportasi Nasional (KNKT) menyelidiki, laporan adanya masalah pada sistem autothrottle SJ-182. Hal tersebut apakah berpengaruh terhadap jatuhnya pesawat Sriwijaya Air, pada Sabtu 9 Januari 2021 di perairan Kepulauan Seribu.

"Ada laporan kerusakan pada autothrottle beberapa hari sebelumnya pada teknisi di log perawatan. Tapi, kami tidak tahu apa masalahnya," Penyelidik Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Nurcahyo Utomo kepada Reuters, Jumat 22 Januari 2021.

Lalu apa itu Sistem Autothrottle? Diketahui, sistem autothrottle merupakan sistem untuk mengatur tenaga pesawat secara otomatis. Adanya sistem tersebut, pesawat hanya perlu memberi tahu kecepatan yang diinginkan ke komputer.

Kemudian, komputer akan mengatur tenaga mesin untuk menerbangkan pesawat dengan kecepatan yang diinginkan. Sistem itu mirip dengan cruise control pada mobil mewah, yakni sistem yang menjalankan mobil dengan kecepatan yang diinginkan tanpa harus menginjak pedal gas.

Namun, menurut Mantan KSAU, Chappy Hakim, bila pilot terlalu mengandalkan auto pilot akan menyebabkan ketergantungan terhadap sistem otomatis di pesawat menyebakan dua hal.

Dikutip dari Kompas.com, pertama yaitu dengan terlalu mengandalkan peralatan otomatis dalam mengendalikan pesawat maka tingkat kewaspdaan seorang pilot pasti tidak berada dalam kondisi yang sama, apabila dia tidak menggunakan peralatan otomatis.

Kedua adalah keterampilan dasar dari seorang pilot hanya akan dapat terjaga dengan baik apabila pilot sering melakukannya dalam menerbangkan pesawat sehari-hari.

Dengan terlalu seringnya pilot mengandalkan peralatan kemudi otomatis telah menyebabkan pilot jarang memperoleh kesempatan menerbangkan pesawat secara manual. Itu semua akan berakibat menurunnya keterampilan Pilot dalam menerbangkan pesawat.

Sementara itu, pihak KNKT, Nurcahyo mengatakan pihaknya belum bisa mengetahui lebih lanjut permasalahan apa yang terjadi pada sistem autothrottle. Permasalahan tersebut dapat diketahui apabila cockpit voice recorder (CVR) yang merupakan bagian dari kotak hitam SJ-182 sudah ditemukan.

Sebelumnya, pada operasi pencarian Sriwijaya Air, tim SAR baru menemukan Flight data recorder (FDR). "Jika kami menemukan CVR (cockpit voice recorder), kami bisa mendengar diskusi antar pilot, apa yang mereka bicarakan dan kami akan tahu apa masalahnya," ujarnya.