Curhat Si Nasabah Viral, Misteri Saldo Nyasar Rp 60 Juta Tak Kunjung Terungkap

Sabtu, 30 Januari 2021 – 04:02 WIB

(Sumber: Quora)

(Sumber: Quora)

JAKARTA, REQnews - Cerita seorang nasabah salah satu bank syariah nasional yang mendapat saldo nyasar, viral baru-baru ini. Peristiwa tersebut sebenarnya terjadi pada tahun 2018, namun nasabah itu menceritakan kisahnya kembali di Quora baru-baru ini hingga viral.

Awalnya, ia menyetor Rp 4,5 juta ke rekening yang baru dibuatnya untuk membayar uang kuliah. Kemudian, 5 hari setelahnya, temannya minta tolong untuk membayarkan uang kuliahnya sekalian dan ia pun mengiyakan.

"UKT teman saya ini cuma Rp1,5 juta. Karena saldo di rekening saya masih ada dan biar gak ribet setor tunai juga, akhirnya saya bayarin UKT teman saya pakai M-banking. Jadi nanti temen saya bayar pakai uang cash ke saya," cerita nasabah yang identitasnya dirahasiakan itu, dikutip Jumat, 29 Januari 2021.

Namun betapa terkejutnya dia, tatkala mengecek saldo. Karena, tiba-tiba saldo rekeningnya membengkak menjadi Rp 60.500.000.

Penasaran, ia kemudian langsung mengecek mutasi rekening. Ternyata, transaksi uang masuk sebesar Rp 60 juta itu tidak ada nama pengirim dan nomor referensinya hanya 4 angka.

Merasa aneh, ia lantas memutuskan mengecek langsung ke ATM. Dan hasilnya, saldonya memang bertambah Rp 60 juta.

Nasabah tersebut pun mengaku sempat merasa takut mendapat transferan uang sebanyak itu. Kemudian, temannya memberitahui bahwa kasus saldo nyasar seperti ini memang sering terjadi dan biasanya saldo hanya bertahan sementara di rekening.

Namun, ia kembali terkejut tatkala mengonfirmasi ke pihak bank. Petugas bank mengatakan pengirim uang Rp 60 juta itu sudah tutup nomor rekening dan pihak bank tidak bisa memberitahu identitas pengirimnya.

Kebingungan, ia lantas mendiamkan saldo nyasar itu di rekeningnya selama 11 bulan. Dan setelah 11 bulan uang tersebut masih ada, tak lagi ditarik pihak bank.

Nasabah tersebut akhirnya menggunakan uang Rp 60 juta itu untuk disumbangkan ke masjid dan membeli ponsel.

"Ayah saya minya 20 jutanya untuk disumbangin ke masjid yang lagi dibangun di deket perumahan saya. 3 jutanya saya beliin hp. Sisanya masih saya tabung sampai sekarang," katanya.