Soal Dana Santunan Rp 15 Juta Buat Korban Covid-19, Terlanjur Heboh Tapi Malah Begini Endingnya

Selasa, 23 Februari 2021 – 10:02 WIB

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, REQnews - Terkait kabar heboh soal dana santunan Rp 15 juta untuk para korban Covid-19, akhirnya pihak Kementerian Sosial angkat bicara.

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kemensos Sunarti mengatakan, pihaknya tidak menyediakan alokasi anggaran santunan korban meninggal dunia akibat Covid-19 bagi ahli waris pada Kementerian Sosial di tahun anggaran 2021.

Hal tersebut tertuang dalam surat edaran kepada kepala dinas sosial provinsi seluruh Indonesia tertanggal 18 Februari 2021.

"Terkait dengan rekomendasi dan usulan yang disampaikan oleh dinas sosial provinsi, kabupaten dan kota sebelumnya tidak dapat ditindaklanjuti," kata Sunarti, dikutip Selasa, 23 Februari 2021.

Sunarti pun meminta kepada kepala dinas sosial provinsi untuk dapat menyampaikan hal tersebut kepada kepala dinas sosial di masing-masing jajaran kabupaten dan kota.

"Selanjutnya untuk tidak memberikan rekomendasi dan atau usulan lagi pada Kementerian Sosial," ujarnya.

Sebelumnya, Surat Edaran Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Nomor:427/3.2/BS.01.02/06/2020 tanggal 18 Juni 2020 yang ditandatangani Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Adi Wahyono menyebutkan tentang santunan Rp15 juta bagi ahli waris yang anggota keluarganya meninggal akibat infeksi Covid-19.

Surat edaran tersebut merujuk keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tentang penetapan status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona di Indonesia serta menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Sosial Nomor 01 Tahun 2020 tentang Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Kementerian Sosial.