Wajib Tahu! Ini Tahapan Gugatan Sengketa Pemilu 2019 di MK

Kamis, 23 Mei 2019 – 16:00 WIB

Gedung Mahkamah Konsitusi

Gedung Mahkamah Konsitusi

JAKARTA, REQnews - Mahkamah Konstitusi (MK) sudah membuka pintu bagi siapapun peserta Pemilu 2019, baik peserta pilpres maupun pileg yang tak menerima hasil penetapan oleh KPU untuk melayangkan gugatan sengketa pemilu. 

Nah, salah satu kabar besar adalah paslon 02 Prabowo-Sandiaga tak terima hasil Pilpres 2019, dan berencana akan melayangkan gugatan sengketa pemilu ke MK hari ini, Kamis 23 Mei 2019.

Sebenatnya, bagaimana sih tahapan dan penanganan sengketa pemilu di MK khusus untuk Pemilu 2019 ini? Begini penjelasan lengkapnya mulai dari permohonan sampai putusan:

1. Permohonan

Berdasarkan Peraturan MK nomor 5 tahun 2018 tentang tahapan, kegiatan, dan jadwal penanganan perkara perselisihan hasil Pemilu, tahapan dan kegiatan penanganan perkara meliputi sebelas tahapan.

Tahapan pertama adalah pengajuan permohonan pemohon yang awalnya diagendakan dimulai pada 23 hingga 25 Mei untuk sengketa Pemilu Presiden. Sementara untuk sengketa Pemilu LegiSlatif pada 8 Mei hingga 25 Juni.

Namun, aturan main menyebut permohonan dilayangkan 3 hari kerja setelah penetapan hasil pemilu oleh KPU. Artinya, jadwal permohonan dipercepat. Karena KPU menetapkan hasil pemilu pada 21 Mei 2019, terutama untuk Pilpres 2019, maka pengajuan permohonan dimulai pada 22 Mei sampai 24 Mei 2019. Jika sampai 24 Mei tak ada yang melayangkan gugatan, maka pemenang pilpres sah sesuai dengan penetapan KPU.

2. Pemeriksaan Kelengkapan

Setelah permohonan, tahap selanjutnya adalah pemeriksaan kelengkapan berkas pemohon, lalu ada tahapan perbaikan kelengkapan tersebut.

Lalu, pencatatan permohonan pemohon Buku Registrasi Perkara Konstitusi untuk Pemilu Presiden dilaksanakan pada 11 Juni, sementara untuk Pemilu Legislatif ada 1 Juli.

3. Sidang Pertama

Setelah selesai perbaikan kelengkapan pemohon, tahap selanjutnya adalah penyampaian salinan permohonan dan pemberitahuan sidang pertama kepada pemohon, pihak terkait dan Bawaslu yang dilakukan pada 11 Juni 2019.

Sidang pendahuluan untuk Pemilu Presiden diagendakan digelar pada 14 Juni, sementara Pemilu Legislatif pada 9 Juli hingga 12 Juli 2019.

4. Pemeriksaan Saksi

Tahap selanjutnya yang diagendakan pada 17 Juni sampai 21 Juni 2019 adalah pemeriksaan saksi dan alat bukti untuk pilpres. Sedangkan pileg diagendakan pada 13 Juni sampai 30 Juni 2019. Kemudian, hakim konstitusi akan menggelar rapat permusyawaratan hakim pada 24-27 Juni 2019.

5. Putusan

Setelah hakim konstitusi selesai menggelar rapat permusyawaratan hakim, pada 28 Juni 2019 adalah sidang pengucapan putusan untuk perkara Pemilu Presiden diagendakan digelar pada 28 Juni, sementara untuk Pemilu Legislatif pada 6 Agustus hingga 9 Agustus.

Lalu pada 18 Juni sampai 2 Juli 2019 tahap terakhir yakni penyerahan salinan putusan untuk pemilihan umum presiden dan wakil presiden.